Senin
26 Oktober 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FPDIP Desak Pemerintah Hidupkan Kembali Pelajaran tentang Pancasila

pdip-jatim-sri-untari-fpdip

pdip-jatim-sri-untari-fpdipSURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, Pancasila dapat mempertahankan kemajemukan Indonesia. Sebab, dasar negara yang kelahirannya dibidani Bung Karno ini merupakan ekstraksi dari umat Islam dan kebangsaan.

Namun, sebut Untari, pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini makin luntur.

“Kurangnya dan hilangnya pelajaran sejarah tentang Pancasila saat ini membuat masyarakat tidak memahami Pancasila, sehingga membuat paham radikalisme gampang masuk di Indonesia,” kata Untari, Selasa (28/11/2016).

Legislator anggota Komisi C DPRD Jatim itu menambahkan, untuk menghidupkan kembali pelajaran tentang Pancasila, pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini ke Komisi E DPRD Jatim, untuk kemudian disampaikan ke kementerian pendidikan agar menghidupkan kembali pelajaran tentang Pancasila mulai SD hingga SMA.

Kemudian mengadakan pertemuan dengan tokoh kecamatan, tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan nilai Pancasila. Bahkan kalau perlu pihaknya sowan dan menggandeng TNI/Polri untuk memahamkan nilai – nilai Pancasila tersebut.

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga minta pemerintah pusat agar membuat rumusan resmi dan perjalanan sejarah tentang penetapan hari Pancasila.

Harapannya, agar masyarakat mulai tingkat bawah hingga elit politik bisa memahami tentang Pancasila.

“Dengan adanya perumusan perjalanan tentang sejarah Pancasila, diharapkan nilai Pancasila di masyarakat tidak berkurang, dan penetapan hari Pancasila harus menjadi keimanan politik di Indonesia,” ujarnya.

Senada, Sugeng Pujianto yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyatakan prihatin dengan lunturnya nilai Pancasila di masyarakat saat ini. Oleh karena itu, pihaknya minta pemerintah menghidupkan kembali pelajaran tentang sejarah Pancasila tersebut.

“Saat ini kurang ada pelajaran tentang sejarah Pancasila. Kami akan mengusulkan ke kementerian pendidikan untuk membuat lembaga khusus tentang sejarah Pancasila ke sekolah – sekolah, agar pemahaman Pancasila yang diajarkan tidak dilakukan sepotong – potong,” ujar Sugeng. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...