Selasa
08 September 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fokus Benahi Transportasi Publik

pdip jatim - risma - us summit - detikfinance

pdip jatim - risma - us summit - detikfinanceJAKARTA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, transportasi publik menjadi salah satu fokus yang akan diperbaiki di Kota Pahlawan. Pernyataan itu dia sampaikan di forum US-Indonesia Investment Summit’ di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Risma mengungkapkan, sebelumnya dia diundang ke Amerika Serikat menerima penghargaan. Penghargaan itu terkait survei dari lembaga di AS, bahwa Surabaya menjadi kota kedua di dunia yang tingkat kepuasan warganya paling baik.

“Kita hanya kalah karena masalah transportasi publik. Makanya sekarang salah satu fokus saya memperbaiki transportasi publik,” kata Risma.

Soal infrastruktur transportasi, jelas Risma, Surabaya memiliki pelabuhan di sebelah utara dan bandara di sebelah selatan. Surabaya juga membangun jalan baru menuju bandara, yang juga akan terhubung dengan pelabuhan Teluk Lamong, pelabuhan baru seluas 350 hektar.

Wali kota dari PDI Perjuangan itu lantas menunjukkan foto jalan tersebut, di mana jalan yang baru dibangun itu sudah ada taman yang bagus. Menurutnya, taman itu hanya dibangun dalam satu minggu saja.

Di Surabaya, sebut Risma, juga akan dibangun monorel. Untuk pembangunan ini, dia tidak mau lagi bekerja sama public private partnership (PPP). Menurutnya, lebih baik membangun monorel menggunakan dana APBN.

“Di Surabaya juga tidak ada macet! Semua jalan ada CCTV sehingga beban lalu lintas bisa diatur tidak terlalu padat, dengan mengalihkan arus lalu lintas. Lihat kalau mau cek sekarang lewat CCTV tidak ada yang macet di jalan Surabaya,” kata Risma.

Pada kesempatan itu, Risma juga menjelaskan soal pertumbuhan ekonomi Surabaya saat ini yang mencapai 7,6 persen. Pertumbuhan itu, sebutnya, di atas pertumbuhan ekonomi nasional dan Jawa Timur. Ekonomi Surabaya disumbang oleh sektor jasa, perdagangan, dan komunikasi.

“Kota kami tenang. Menurut Kapolri, Surabaya adalah 10 dari kota di dunia yang paling aman. Kalau di Surabaya tidak ada gelandangan atau pengemis dan pengamen, karena semuanya kami beri pekerjaan. Sehingga mereka mendapatkan pendapatan yang lebih baik,” papar Risma.

Tak sampai di situ, Risma juga mengutarakan, Surabaya bebas banjir karena sistem drainase sudah baik. Risma menunjukkan foto drainase di Surabaya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...