Sabtu
17 Oktober 2026 | 8 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

ErJi Tetap Perkasa Meski Basis Dipecah Belah, Ini Penjelasannya

pdip-jatim-anas-karno-131220

SURABAYA – Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Anas Karno mengatakan, hasil Pilkada Surabaya 2020 menunjukkan Kota Pahlawan masih jadi basis kader Banteng sejati, yang selalu tegak lurus dengan perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Menurut Anas, di kecamatan-kecamatan di mana kader Partai coba dipecah-belah lawan, justru meraih kemenangan signifikan. 

“Mereka yang memecah belah lupa, bahwa PDI Perjuangan besar bukan hanya karena partai ini telah melekat di hati rakyat, tapi juga karena gerak partai ini dalam kebijakan di Surabaya selalu menghadirkan program-program yang membantu masyarakat,” ujar Anas Karno, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: Eri-Armudji pun Tertinggi di Real Count PDI Perjuangan Surabaya

Di sejumlah kecamatan yang dikenal sebagai basis Banteng itu, sebut Anas, pasangan Eri Cahyadi-Armudji menuai kemenangan mutlak. Di Kecamatan Sawahan, berdasarkan rapat pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Eri-Armudji (ErJi) meraup 43.637 suara (59,85 persen), jauh meninggalkan kompetitornya, Machfud Arifin dan Mujiaman, yang meraih 29.277 (40,15 persen).

Pun  di kecamatan lain yang selama ini menjadi basis PDI Perjuangan, seperti Tambaksari, juga bulat memenangkan Eri-Armudji. Di Tambaksari, ErJi memperoleh 49.280 suara (62,88 persen), melampaui Machfud-Mujiaman 29.093 suara (37,12 persen). 

Dia menambahkan, selama hampir 20 tahun, kepemimpinan Partainya telah hadir di Surabaya sejak era Wali Kota Bambang DH hingga Tri Rismaharini, dan kini akan berlanjut dengan kepemimpinan Eri Cahyadi dan Armudji.

Meski berbeda orang, terang Anas, garis kebijakannya sama, yakni pro rakyat. Seperti sejak era Bambang DH, pendidikan digratiskan, yang kemudian dilanjutkan Risma.

Juga berbagai terobosan untuk memanusiakan wong cilik seperti pemberian makanan gratis tiap hari dan beasiswa. “Ke depan, wajah kemanusiaan juga akan menghiasi setiap kebijakan Eri-Armudji,” ujar anggota DPRD Surabaya ini.

Garis kebijakan itulah, menurut Anas, yang menjelaskan mengapa Partainya tak bisa dipecah-belah. “Karena rakyat melihatnnya ke partai, bukan ke orang per orang yang larut dalam politik pecah-belah pihak lawan,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...