Sabtu
17 Oktober 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Duka Mendalam PDI Perjuangan Surabaya atas Meninggalnya Cak Anam

PDIP-Jatim-Choirul-Anam-10102023

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, KH Choirul Anam atau Cak Anam.

“Kami keluarga besar PDI Perjuangan Surabaya turut berduka atas meninggalnya Cak Anam. Semoga beliau mendapat tempat terbaik dan termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dalam situasi duka ini,” ujar Cak Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, di Surabaya, Senin (9/10/2023).

Cak Anam wafat pada usia ke-69 tahun setelah sempat menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari, Surabaya. Cak Anam menghembuskan napas terakhir pada Senin pagi tadi, pukul 05.45 WIB.

Jenazah mantan Ketua GP Ansor Jawa Timur itu diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Kutisari Indah Barat IV, Surabaya menuju lokasi pemakaman di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada pukul 11.45 WIB atau setelah dishalatkan di Masjid Jamin Kibar.

Menurut Cak Awi, Cak Anam merupakan sosok egaliter yang bukan hanya sebagai tokoh NU, tetapi juga tokoh pergerakan politik. Cak Anam juga dikenal suka membimbing para aktivis, termasuk para juniornya di dunia politik dan aktivisme.

“Saya secara pribadi, dulu tahun 90-an dan awal tahun 2000-an, beberapa kali cangkrukan dengan Cak Anam. Beliau tidak pelit berbagi ilmu, berbagi pengalaman, agar kami para juniornya ini bisa menjadi lebih baik. Beliau senior panutan,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Surabaya itu juga menjelaskan, banyak kalangan merasa kehilangan dengan meninggalnya Cak Anam karena sikap yang egaliter, tidak pernah membeda-bedakan kolega, dan selalu ringan tangan dalam menolong.

“Meski sebenarnya beliau adalah tokoh Jatim dan nasional, ketika cangkrukan dengan kami, tetap tidak sombong. Egaliter khas arek Surabaya dan Jawa Timur,” tuturnya.

Sejak mahasiswa, Cak Anam aktif di berbagai organisasi, mulai dari PMII hingga GP Ansor, pendiri sekaligus Dewan Kurator Museum NU di Surabaya.

“Beliau juga seorang penulis dan jurnalis yang produktif,” tandas Cak Awi.

Cak Anam memang rutin menulis buku, antara lain buku “Pemikiran K.H. Achmad Siddiq”, “Gerak Langkah Pemuda Ansor”, hingga “Jejak langkah Sang Guru Bangsa: Suka Duka Mengikuti Gus Dur Sejak 1978”. (antaranews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...