Senin
12 Oktober 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dua Tahun Eri Cahyadi-Armudji: Memberikan Kail, Bukan Ikannya

pdip-jatim-230228-awi

Oleh Adi Sutarwijono *)

“TIDAK ada nakhoda hebat tanpa diterjang gelombang badai.” Begitulah kata pepatah. Setiap pemimpin pasti menemukan zamannya sendiri dengan krisis dan tantangan sekaligus peluang dan harapan atas masa depan yang lebih baik.

Setelah dilantik 26 Februari 2021, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji menghadapi krisis hebat karena pandemi Covid-19. Varian Delta mengganas. Angka positif Covid-19 melonjak. Pasien membanjir di rumah sakit. Bed habis. Kebutuhan oksigen meningkat drastis. Kematian naik tajam. Lapangan tembak disulap jadi rumah sakit darurat. Gedung sekolah menjadi tempat isolasi. Pembatasan sosial dilakukan lebih ketat. Ekonomi kota jatuh. Pembangunan terhenti karena anggaran dipusatkan untuk Covid-19.

Penanganan demi penanganan dilakukan simultan. Dibantu aparat TNI-Polri, vaksinasi gencar dilakukan. Partisipasi publik pun luar biasa. Bahkan, dibentuk satgas kampung. Menjelang September 2021, angka Covid-19 mulai terkendali. Sembari warga masyarakat diminta untuk tetap disiplin pada protokol kesehatan.

Maret 2022, Surabaya dinyatakan PPKM level 1. Status itu diikuti berbagai pelonggaran sosial. Tempat-tempat ibadah boleh buka 100 persen. Mal, pasar, kafe, restoran dan hotel, serta perkantoran beroperasi penuh. Kegiatan-kegiatan ekonomi, terutama perdagangan dan jasa, berdenyut kencang. Sektor UMKM digenjot dan tumbuh.

Akhir 2022, ekonomi Surabaya dilaporkan tumbuh 7,7 persen. APBD 2023 pun dipatok Rp 11,2 triliun. Naik Rp 500 miliar. Terbesar dari semua kabupaten/kota. Wali Kota Eri Cahyadi mengeplot Rp 3 triliun untuk belanja UMKM. Angka itu 40 persen belanja barang dan jasa. Di antaranya, untuk program bedah rumah sampai 3.500 unit dan perbaikan 8 ribu jamban.

Kita bisa mencatat sejumlah poin penting dari dua tahun pemerintahan Eri Cahyadi-Armudji. Pertama, penguatan sinergisitas dan kolaborasi antarunit pemerintahan.

Koordinasi dan komunikasi jajaran pemkot dengan DPRD berjalan sangat baik. Juga dengan jajaran TNI, Polri, dan kejaksaan. Kita bahu-membahu membangun Surabaya dengan ranah kewenangan masing-masing.

Kedua, partisipasi publik Surabaya semakin kuat. Eri Cahyadi-Armudji berhasil menghimpun energi gotong royong yang luar biasa. Keduanya sadar, membangun Surabaya tidak bisa sendirian. Harus melibatkan seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, Surabaya berhasil cepat lolos dari pandemi Covid-19.

Ketiga, pembenahan pelayanan publik. Mendekatkan layanan kepada masyarakat adalah misi keduanya. Harus lancar dan gampang. Itu ditunjang masifnya layanan elektronik. Menteri PAN-RB Azwar Anas tempo hari berkunjung ke Mal Pelayanan Publik di Siola, Tunjungan.

Keempat, Eri Cahyadi-Armudji rajin turun ke bawah, menangani problem-problem lapangan. Mendengarkan keluh kesah masyarakat. Keduanya tidak segan menggebrak petugas ASN yang lelet, bahkan pungli.

Kelima, reformasi birokrasi yang terus berkelanjutan. Berbagai terobosan dihasilkan. Misal, pengurusan adminduk ditarget harus selesai di kantor kelurahan.

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang bergairah, Eri Cahyadi-Armudji harus menuntaskan kemiskinan, pengangguran, dan prevalensi stunting. Lahir terobosan rumah-rumah padat karya, yang memberi pekerjaan kepada keluarga di level kemiskinan ekstrem. Warga dapat bekerja untuk menghidupi keluarga.

Kebijakan Eri Cahyadi memberikan kail dan bukan ikannya. Penanggulangan kemiskinan harus membuat wong cilik mentas dan memiliki daya beli. Semoga kemiskinan berangsur-angsur bisa diatasi. (jawapos)

*) ADI SUTARWIJONO, Ketua DPRD Kota Surabaya

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...