Senin
09 November 2026 | 12 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Surabaya Segera Bahas Reorganisasi SKPD Pemkot

pdip-jatim-adi-sutarwijono-utami

pdip-jatim-adi-sutarwijono-utamiSURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya mulai me-reorganisasi jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hal ini untuk menyesuaikan dengan nomenklatur kementerian, sekaligus visi misi kepala daerah yang dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono  menyatakan, Oktober mendatang penyesuaian tersebut harus sudah selesai. “Saat ini tengah dikerjakan di internal pemerintah kota. Nanti akan diserahkan ke DPRD dalam bentuk raperda,” ungkap Adi Sutarwijono, hari ini.

Legislator yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini menjelaskan, penyusunan raperda tata organisasi pemerintah kota tersebut menindaklanjuti UU 23 Tahun 2014 tentang Otonomi dan Pemerintah Daerah. “Di situ kan dibagi urusan pemerintah daerah yang bersifat konkuren,” jelasnya.

Dia mengatakan, urusan pemerintahan konkuren adalah urusan pemerintahan yang dibagi antara pemerintah pusat dan daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota. Dan ini jadi dasar pelaksanaan otonomi daerah serta didasarkan pada prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan eksternalitas, serta kepentingan strategis nasional.

Menurutnya, dalam proses reorganisasi nanti, ada beberapa badan yang dalam kinerjanya selama ini dinilai tak sekadar penunjang. Tapi juga menjalankan fungsi teknis yang bersentuhan dengan masyarakat langsung, maka bisa diubah menjadi dinas.

“Kalau badan kan hanya sebagai penunjang,” papar Awi, sapaan wakil rakyat yang mantan wartawan tersebut.

Awi menambahkan, apabila dalam dinas tersebut covered kewenangannnya cukup besar, dimungkinkan membentuk UPTD (unit pelaksana teknis daerah). “Misal, dinas perhubungan  harus mengelola monorel, trem, bisa membentuk UPTD,” ujarnya.

Dia mengaku, reorganisasi yang tengah disusun raperdanya ini akan terlihat ramping atau sebaliknya organisasi menjadi gemuk. Perangkat kerja yang terancam di-reorganisasi di antaranya organisasi hasil kreasi daerah, seperti dinas kebersihan dan pertamanan.

Tujuan reorganisasi, imbuhnya, adalah menciptakan lembaga yang mumpuni dan memperingan anggaran. “DKP misalnya bisa melebur ke lingkungan hidup (LH). Kemudian badan ketahanan pangan yang satu rumpun dengan dinas pertanian,” urainya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...