oleh

Doa Bupati Ponorogo untuk Gus Ipul: Mudah-mudahan Nanti Gubernur

PONOROGO – Wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno membuka pagelaran wayang kulit di Alun-alun Ponorogo, Minggu (4/2/2018) malam.

Pembukaan seni tradisional rangkaian dari Festival Wayang Kulit yang digagas Gus Ipul itu ditandai dengan penyerahan gunungan kepada Ki Dalang Anom Suroto.

Ikut mendampingi, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, serta Bupati Ngawi Budi Sulistyono yang menghadiri undangan pertunjukan wayang kulit yang mengambil lakon Wahyu Jayaningrat tersebut.

Dalam sambutannya, Ipong Muchlissoni mendoakan Gus Ipul dan Puti sukses terpilih sebagai pemimpin Jatim.

“Yang terhormat, kita cintai dan banggakan, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Gus Ipul. Mudah-mudahan nanti gubernur. Ini doa ya, bukan kampanye,” kata Ipong, diamini ribuan warga yang hadir.

Ipong juga mengaku sangat gembira dengan kehadiran Mbak Puti. “Ini suatu kehormatan bagi warga Ponorogo, hadir Mbak Puti, cucu proklamator bangsa Bung Karno,” ujar dia, disambut tepuk tangan riuh ribuan warga.

Sedang Gus Ipul yang sekarang juga Cagub Jatim mengatakan, pagelaran wayang kulit dalam rangka pra-pelantikan pengurus GP Ansor Cabang Ponorogo tersebut merupakan forum yang bisa mempersatukan masyarakat.

“Pertunjukan wayang kulit ini bisa memupuk rasa persatuan dan kesatuan, dan menjaga semangat gotong royong yang sudah jadi tradisi bangsa Indonesia,” kata Gus Ipul.

Mantan Ketua Pengurus Pusat GP Ansor ini menyebut, wayang kulit digemari semua lapisan masyarakat. Mulai presiden, hingga kalangan rakyat kecil.

Alasan itulah, tambah Gus Ipul, yang di antaranya membuat Pemprov Jatim ikut nguri-uri seni budaya khas Jawa itu dengan menggelar Festival Wayang Kulit di kota/kabupaten di Jatim.

Sementara Mbak Puti, saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan mengungkapkan rasa syukur bisa menghadiri pertunjukan yang sudah diakrabinya sejak masih bocah.

“Saat menerima undangan untuk menghadiri pagelaran wayang kulit di sini, saya langsung mengucap alhamdulillah,” ucap Puti.

Cucu Bung Karno ini mengungkapkan, sejak kecil sudah akrab dengan dunia pewayangan. Sebab, ayahnya, Guntur Soekarnoputra kerap menceritakan kisah-kisah wayang dari buku-buku komik seperti Mahabharata, Bharatayuda, maupun Ramayana.

Dia juga kerap diajak menonton pertunjukan wayang orang. Karena itu, Puti mengapresiasi pertunjukan wayang kulit di Alun-alun Ponorogo.

Apalagi, yang punya gawe pertunjukan wayang kulit ini dari kalangan anak-anak muda, yakni Gerakan Pemuda Ansor. (goek)