oleh

Dirayakan Serentak, Bulan Bung Karno Momen Perkuat Gus Ipul-Puti

-Berita Terkini-10 kali dibaca

SURABAYA – PDI Perjuangan (PDIP) seluruh Jawa Timur serentak merayakan acara “Juni Bulan Bung Karno.” Peringatan dimulai sejak 1 Juni, dengan menggelar tasyakuran Hari Lahir Pancasila.

“Sembari itu, memperkuat gerakan ke masyarakat untuk mempromosikan Gus Ipul dan Mbak Puti Guntur Soekarno, cucu Bung Karno, yang tengah berjuang di Pilkada Jawa Timur,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi, Sabtu (2/6/2018).

Kandidat nomor urut 2, Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno saat ini tengah berusaha meraih mandat rakyat Jawa Timur, dalam Pilkada 27 Juni 2018. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan, PKB, PKS dan Gerindra.

Mulai 1 Juni 2018, seluruh DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur menggelar bermacam kegiatan. Mulai tasyakuran, buka puasa bersama, pembagian takjil, menyantuni anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

“Ada pula yang menggelar ceramah agama, seperti di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, dengan mendatangkan ustadz,” jelas politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, pihaknya kemarin menggelar tasyakuran. Tasyakuran sebagai awal peringatan Bulan Bung Karno itu mengundang Ustadz Haris Yoyok untuk memberikan ceramah agama.

“Tanggal 5 Juni nanti, kami menggelar kenduri dengan menyediakan 117 tumpeng, untuk mensyukuri kelahiran Bung Karno, 6 Juni 1901,” kata Whisnu.

Jumlah 117 tumpeng itu sengaja merujuk jumlah tahun, sejak Bung Karno lahir hingga 2018 ini. Tempat syukuran di kampung Pandean, Peneleh, Genteng. “Di tempat kelahiran Bung Karno,” imbuh Wakil Wali Kota Surabaya ini.

Di Sidoarjo, PDI Perjuangan memasang baliho-baliho yang bergambar Bung Karno dan Puti Guntur Soekarno. “Kami pasang baliho itu di belasan titik,” terang Tito Pradopo, Ketua DPC PDIP Sidoarjo.

Begitu juga di Kabupaten Mojokerto, PDI Perjuangan mensyukuri Hari Lahir Pancasila dengan membagi-bagikan takjil. Pembagian takjil ini dimeriahkan musik dan tarian barongsai.

“Kita syukuri Indonesia, yang memiliki Pancasila, berkat perjuangan Bung Karno,” ucap Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto Setia Pudji Lestari.

Sedang di Bojonegoro, PDI Perjuangan setempat menggelar buka puasa bersama dengan menyantuni anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

“Bung Karno pasti berbahagia didoakan anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Perjuangan beliau, mengangkat derajat rakyat jelata,” ujar Abidin Fikri, Plt Ketua DPC PDIP Bojonegoro. (goek)