Sabtu
01 Agustus 2026 | 9 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dipindah, PKL Barat MAS Mengadu ke Dewan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSURABAYA – Pedagang kaki lima (PKL) sisi barat Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) mengeluhkan pemindahan lokasi berjualan saat ini, di tanah lapang sisi utara MAS. Keluhan disampaikan saat hearing di Komisi B DPRD Surabaya, Senin (5/1/2015).

Menurut Sunar, salah seorang PKL, saat ini sekitar 41 PKL sisi barat MAS disuruh masuk lahan kosong milik Pemkot Surabaya yang sebelumnya sudah ada pedagangnya. PKL barat MAS minta pemindahan ini ditinjau kembali, dan minta diizinkan tetap berjalan di tempat semula.

“Setelah dipindah, PKL sisi barat makin merana. Tidak seperti sebelumnya, saat ini jualan kami sepi. Kami mohon peninjauan kembali pemindahan ini,” kata Sunar.

Rini, koordinator PKL sisi barat MAS menambahkan, pedagang masuk lapangan di utara MAS sesuai arahan muspika setempat. Menurutnya, kondisi pedagang setelah masuk bukannya membaik, tapi malah makin terpuruk.

Menyikapi persoalan PKL MAS, Ketua Komisi B H Mazlan Mansur minta mereka bersabar menunggu pembangunan sentra PKL oleh Pemkot Surabaya. Menurut Mazlan, pembangunan sentra PKL yang ditangani Dinas Koperasi dan UKM saat ini masih dalam proses lelang proyek.

“Kita cari jalan keluar untuk kebaikan bersama. Ini jadi program prioritas Dinas Koperasi dan UKM. Saya minta PKL bersabar sejenak,” kata Mazlan.

Dia minta PKL tetap menempati lahan di utara MAS. Soal keinginan PKL berjualan di tempat semula, yakni sisi barat MAS, pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Satpol PP dan Muspika setempat.

Komisi B, tambah Mazlan Mansur, akan mengawasi pembangunan sentra PKL utara MAS sejak awal perencanaannya. Pihaknya tidak ingin terjadi Taman Bungkul jilid II.

“Banyak yang menyoroti Taman Bungkul. Sebab di situ ada makam Sunan Bungkul, di sisi lain di tempat itu sering ada dangdutan,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi B dari PDI Perjuangan Erwin Tjahyuadi minta nantinya yang masuk sentra PKL MAS diprioritaskan bagi pedagang yang ber-KTP Surabaya. “Utamakan PKL yang ada sekarang ini, dan prioritaskan yang ber-KTP Surabaya,” ujar Erwin.

Hearing diikuti perwakilan PKL dan pengurus MAS. Hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan M Taswin, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Hadi Mulyono. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...
KRONIK

Dugaan Pemerkosaan Dua Santriwati di Sidoarjo: BBHAR PDIP Jatim Mintakan Perlindungan dan Restitusi dari LPSK

SURABAYA – Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur secara resmi mengajukan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Boyong 5 Penghargaan Harganas Jatim, Inovasi TPA Masmundari Jadi Andalan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik meraih lima penghargaan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ...
KABAR CABANG

Musran-Musranran se-Kecamatan Kalidawir Sukses Akomodasi 30 Persen Gen Z dan Perempuan

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, ...