Kamis
08 Oktober 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Didaulat Nyanyi Reggae, Puti Guntur Pilih ‘Wait In Vain’

pdip jatim puti relawan lumajang 1

LUMAJANG – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno melanjutkan safari ke Lumajang. Dia berkunjung ke pasar, bertemu relawan dan komunitas reggae, Selasa (13/3/2018).

Di Posko Relawan Pak Guru (RPG), relawan dari pasangan Calon Bupati Lumajang H As’at Malik dan Calon Wakil Bupati H. Toriq Alkatiri, di Jalan Ahmad Yani, Puti Guntur disambut meriah.

Seperti Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno, pasangan As’at dan Thoriq juga diusung PDI Perjuangan (PDIP), dan mendapat nomor 2 dari KPU.

“Salam 2 jari, jangan lupa pilih kyai. Salam 2 jari, jangan lupa pilih Mbak Puti,” kata Agus Wicaksono, Ketua DPC PDIP Lumajang.

Ratusan relawan RPG pun serempak mengikuti yel-yel seperti yel-yel Jokowi saat Pilpres 2014 Itu sambil mengangkat 2 jari.

Agus juga menyerukan untuk melawan politik uang. Ia menjanjikan pemenangan Pilkada Lumajang dan Jawa Timur akan dilakukan tanpa politik uang.

“Kita bersyukur karena keduanya sama-sama mendapat nomor dua,” kata Agus.

Di Lumajang, Calon Bupati As’at Malik adalah incumbent. Selain sebagai politisi dan pejabat pemerintahan, As’at juga berlatar belakang santri, dikenal sebagai ulama, dan putera kyai di Lumajang.

“Ayo, di Lumajang kita menangkan pasangan Gus Ipul-Mbak Puti. Agar pemerintahan di Lumajang dan Jawa Timur bisa saling mendukung,” kata As’at pada relawannya, sambil mengangkat 2 jari.

Oleh para relawan, Puti Guntur Soekarno didaulat untuk menyanyikan lagu reggae. Tantangan itu dijawabnya.

Puti tampil dan meminta band pengiring memainkan lagu reggae “Wait In Vain” dari Bob Marley.

“I don’t want to wait in a vain for your love. Cause summer is here. And I’m still waiting there…” lantun Puti Guntur di tengah alunan reggae band pengiring.

“Aku yo isok nyanyi reggae,” canda Puti disambut tawa hadirin.

Para relawan kemudian meminta dinyanyikan lagu “Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur”, jingle kampanye Gus Ipul-Puti Guntur. Suasana sontak menjadi gemuruh.

Di Lumajang, cucu Bung Karno itu juga berkunjung ke Pasar Baru. Ia disambut para pedagang dan diajak foto bersama.

“Ini to cucunya Bung Karno. Kami ingat dulu perjuangan beliau. Sejarah jangan dilupakan ya,” ujar Bu Endang, penjual rujak, kelahiran 1950. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...