Kamis
18 Juni 2026 | 8 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa Bantu Wujudkan Ruang Kelas Play Group di Karangrejo Magetan

pdip-jatim-dprd-jatim-151121-diana-sasa-a1

MAGETAN – Proses pendidikan bakal berlangsung nyaman seiring cairnya bantuan hibah dari anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih untuk pembangunan ruang kelas. Sebelumnya, pembelajaran di ruangan terbatas atau di rumah warga.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih membantu realisasi pembangunan ruangan kelasKelompok Bermain Roudhotul Athfal Yayasan Arifatul Insan, Desa Gebyok Kecamatan Karangrejo.

Bantuan berupa dana hibah sebesar Rp 150 juta hasil perjuangan perempuan yang akrab disapa Diana Sasa tersebut dalam proses pengalokasian anggaran bersama Pemprov Jatim.

Perjuangan mengalokasikan anggaran tindak lanjut dilakukan Diana Sasa dalam mengemban aspirasi dari kelompok bermain dan wali siswa seperti disampaikan pada serap aspirasi sekian purnama sebelumnya.  

Dana tersebut sedianya untuk membangun ruangan kelas guna melengkapi fasilitas kegiatan bermain bagi anak-anak di tempat tersebut.

Diana Sasa menyampaikan, dalam penguatan karakter generasi bangsa dibutuhkan penyiapan pendidikan anak usia dini.

“Makanya sangat penting pendidikan anak sejak usia dini,” ungkap Sasa, Senin (15/11/2021).

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini berharap, dengan adanya bantuan dana hibah untuk pembangunan ruangan kelas bisa mendukung fasilitas kenyamanan anak-anak dalam mengikuti proses pembelajaran.

Sehingga, kata dia, “Anak-anak akan riang gembira. Dan ini akan berpengaruh pada proses tumbuh kembang ke depannya”.

Anak-anak di Kelompok Bermain Roudhotul Athfal, Desa Gebyok Kecamatan Karangrejo.

Sementara itu, Kepala Sekolah Kelompok Bermain Roudhotul Athfal, Atik Winarsih SPd mengatakan, saat ini mempunyai siswa 57 anak dengan 5 orang guru. Selain itu, kelompok batik disabilitas sebanyak 19 orang serta perpustakaan.

“Semua kegiatan ini di bawah naungan Yayasan Arifatul Insan,” ujar Atik Winarsih.

Saat ini, lanjut Atik, pihaknya baru memiliki dua ruangan. Kondisi tersebut dirasa kurang mendukung. Sebagian kegiatan belajar mengajar menggunakan ruangan yang ada atau rumah milik warga.

“Dengan adanya bantuan hibah melalui Mbak Sasa, tentu sangat terbantu sekali,” katanya.

Menurutnya, dana hibah tersebut digunakan untuk membangun satu ruangan baru sebagai penunjang fasilitas kegiatan anak-anak.

Atik berharap, ke depan ada bantuan lagi guna pengembangan perpustakaan dan gerai batik disabilitas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Mbak Sasa atas bantuannya. Dan kami keluarga besar Yayasan Arifatul Insani senantiasa mendoakan Mbak Sasa selalu diberikan kesehatan dan bisa selalu menjalankan tugasnya sebagai wakli rakyat,” pungkas Atik. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, di Kantor ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Apresiasi Raperda Pembentukan Lima Desa Baru, Soroti Kesiapan SDM dan Kemampuan Fiskal Pemkab Ponorogo

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Kabupaten Ponorogo menyatakan dukungannya terhadap pembentukan lima ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Turonggo Yakso Tampil di Korsel, Perkuat Diplomasi Budaya dan Pariwisata Trenggalek

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong promosi budaya dan ekonomi kreatif Trenggalek melalui ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Gelar Lomba Sinematografi AI, Begini Cara Daftarnya

LAMONGAN – Menyambut Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lamongan akan Gelar Lomba Video AI (Artificial ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...