Rabu
12 Agustus 2026 | 4 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Rumah Kelahiran Bung Karno, Puti Rasakan Hawa Perjuangan Kakeknya

pdip-jatim-puti-rumah-kelahiran-BK1

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno atau Mbak Puti bertandang ke rumah kelahiran Sang Proklamator Soekarno (Bung Karno) di Surabaya, Senin (22/1/2018).

Mbak Puti datang bersama Wakil Wali Kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Oleh warga setempat Mbak Puti mendapatkan kehormatan kalungan bunga. Tarian khas Jawa Timur juga dimainkan sekelompok penari menyambut kedatangan Puti.

Di rumah yang terletak di Gang Pandean IV nomor 40 Peneleh Surabaya itu, Mbak Puti masuk ke kamar bagian depan tempat kelahiran Bung Karno, kakeknya. Dia ditemani Bu Jamilah, penghuni rumah tersebut.

Sesaat berbincang dengan penghuni, Mbak Puti meminta waktu sejenak untuk sendirian di dalam kamar. Pintu kamar pun dia tutup dari dalam.

“Saya ingin merasakan hawa perjuangan  yang dulu dilakukan eyang (kakek) saya,” katanya.

Sebelumnya, Mbak Puti didapuk untuk berpidato di tempat itu. Dalam pidatonya Puti memohon izin kepada warga setempat yang datang, jika dirinya mewakili keluarga Bung Karno untuk datang kembali, balik kampung ke Peneleh.

“Saya memang lahir dan besar di Jakarta. Tapi takdir memanggil saya untuk datang ke ufuk timur, ke Jawa Timur sebagai calon wakil gubernur. Mudah-mudahan ke depan ada kesempatan bagi kami untuk mengabdi di Jawa Timur,” ucapnya.

Untuk diketahui, rumah berukuran 5X14 meter tersebut telah ditetapkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai bangunan cagar budaya pada tahun 2013.

Sebelumnya, telah dibangun prasasti yang ditandatangani pada 29 Agustus 2010 oleh Wali Kota Surabaya saat itu, Bambang DH. Di prasasti tertulis pula Pandean IV/40, 6 Juni 1901 (Kamis Pon). Tanggal 6 Juni 1901 adalah kelahiran Bung Karno.

Rumah ini dulunya milik ayah Sukarno yaitu Raden Soekemi Sosrodihardjo. Dia tercatat sebagai salah satu pendatang di kampung Pandean.

Sejak itu hingga sekarang rumah tersebut telah berpindah hingga lima kali. Rumah tersebut, sejak 1990, dibeli pasangan almarhum H Abdul Kadir Latif-Siti Hajaliyah orang tua dari Jamila. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Sodorkan Lima Langkah Konkret Cegah dan Atasi PHK

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyodorkan lima langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi PHK, termasuk sistem ...
KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...