Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Peringatan Hari Ibu, Megawati Apresiasi Veteran dan Tokoh Inspiratif

pdip-jatim-251218-msp-hari-ibu-3

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi khusus kepada tiga perempuan veteran Indonesia yakni Ibu Sriatun, Ibu Sofiatun, dan Ibu Murtinah, atas dedikasi luar biasa mereka dalam sejarah perjuangan bangsa.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peringatan Hari Ibu 2025 bertajuk Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh yang digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Megawati meluncurkan dua buku strategis untuk memperkuat literasi perempuan: “Rahasia Rasa Nusantara” yang berisi kurasi olahan pangan lokal, serta “Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput”.

“Buku-buku ini dibuat tidak terlepas dari arahan Ibu Ketua Umum untuk terus mengedukasi masyarakat, terutama perempuan di tingkat akar rumput, agar memiliki kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tantangan berbangsa dan bernegara,” jelas Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, Bintang Puspayoga.

​Tak hanya veteran, Megawati juga memberikan apresiasi kepada dua tokoh inspiratif perempuan, yakni Mahariah, penjaga lingkungan dari Kepulauan Seribu, serta Maria Loretha, pejuang pangan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran para tokoh ini mempertegas pesan bahwa perempuan adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan lingkungan dan pangan Indonesia.
​
Ketangguhan perempuan masa kini ditampilkan melalui fashion show unik yang melibatkan para pekerja dari berbagai lini profesi.
Megawati, yang didampingi oleh Bintang Puspayoga dan Rano Karno, tampak antusias menyaksikan satu per satu model melenggang dengan pakaian kerja mereka.

​Sorotan tertuju pada Feraro yang mengenakan seragam Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Elyn dan Liza yang tampil dengan atribut pengemudi ojek online. Selain itu, hadir pula Siti Julaiha (petani), Santi (nelayan), serta Trisnowati dan Eky yang mewakili Pasukan Orange dan Pasukan Biru.

​Kemeriahan berlanjut dengan kehadiran Amel dan Indri (Satpol PP), Heny (instruktur pramudi Transjakarta), Shafira (hiking leader), hingga para profesional seperti Agustina Doren (bidan), Wiji (guru), Rahma (dokter), Wanda (pengacara), Nissa (reporter), Reynita (fashion stylist), dan Ayu (influencer).

Bintang Puspayoga mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang penghormatan bagi sejarah sekaligus perayaan ketangguhan perempuan masa kini. Dia menegaskan bahwa parade ini adalah misi edukasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan mampu mengisi berbagai lini profesi. Hari Ibu adalah tonggak sejarah perjuangan yang dimulai dari Kongres Perempuan Pertama tahun 1928, dan hari ini kita melihat hasilnya lewat perempuan-perempuan tangguh ini,” kata Bintang. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...