Jumat
18 September 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Ratusan Banteng Pamekasan, Deni: Kita Harus Belajar pada Sejarah

PDIP-Jatim-Deni-Wicaksono-30052021

PAMEKASAN– Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, S.Sos, dalam sambutan pembukaan Musancab Serentak PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan Pamekasan untuk bekerja dengan ber sungguh-sungguh sesuai dengan penugasan dari partai. Baik ditugaskan sebagai pengurus struktural, sebagai legislatif maupun eksekutif.

“Kalau sudah penugasan partai, apa pun itu, ya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan arahan pimpinan dan peraturan Partai. Termasuk penugasan sebagai Pengurus PAC,” ujar Deni, di Ballroom Hotel Odaita Pamekasan, Minggu (30/5/2021).

“Ijinkan saya mengutip kata-kata Bung Karno. Karma Nevad Ni Adikaraste Ma Phaleshu Kada Chana, Kerjakanlah kewajibanmu dengan tidak menghitung-hitung akibatnya. Karena jika bukan kamu yang menikmatinya, maka anakmulah yang akan menikmatinya. Kalau bukan anakmu, maka cucumulah yang akan menikmatinya,” sambung Deni.

Menurut Ketua PA GMNI Jawa Timur ini, dirinya sering mendengar curhatan dari para kader PDI Perjuangan Madura, bagaimana susahnya berjuang dan meyakinkan masyarakat Madura. Para kader PDI Perjuangan di Madura, khususnya Pamekasan, menurut Deni, memang harus benar-benar bekerja keras, dan perlu kesabaran revolusioner.

“Harus bekerja keras. Ke depan, kita harus mampu merangkul semua golongan. Kultur pamekasan dengan masyarakat relejius misalnya, maka kita harus bersinergi dengan tokoh-tokoh agama, terutama NU. Kita semua berlomba-lomba bekerja yang memberikan manfaat masyarakat,” tegas Deni.

Dia juga menekankan akan pentingnya belajar pada sejarah. Jangan sampai para kader dan pengurus PDI Perjuangan, jika pada saatnya nanti, diberi kepercayaan oleh masyarakat Pamekasan, kemudian terlena, sehingga menyebabkan dihukum oleh rakyat.

“Kalau kita lihat sejarah, tahun 1999 PDI Perjuangan memperoleh kemenangan yang  begitu luar biasa. Karena kekecewaan rakyat pada Orde Baru. Kita menang dengan 33 persen suara tingkat nasional. Ternyata, banyak kader yang kaget saat berkuasa, sehingga banyak kader yang terjerat kasus hukum. Akhirnya, tahun 2004 kita dihukum oleh rakyat, kita kalah,” tutur Deni.

Karena itu, Deni mengingatkan, kemenangan PDI Perjuangan di tahun 2014 dan 2019 harus dijawab dengan kerja-kerja kerakyatan. Jangan mengulang kesalahan pasca kemenangan pada tahun 1999.

Deni juga mengungkapkan optimismenya bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan akan meraih kursi sebanyak satu fraksi di DPRD Kabupaten Pamekasan. Prasyaratnya adalah para kader dan pengurus harus menyatukan barisan, menyatukan kekuatan.

“Kuncinya para kader dan pengurus PDI Perjuangan Pamekasan harus menyatukan barisan, menyatukan kekuatan, agar, minimal satu dapil kita dapat satu kursi,” tegas Deni.

Seperti diketahui, acara pembukaan Musancab Serentak PDI Perjuangan Pamekasan diawali dengan tarian “Muang Sangkal” dari Sanggar Malate Pote. Acara pembukaan Musancab ini dihadiri oleh 201 orang dari perwakilan  PAC dan Ranting PDI Perjuangan se Kabupaten Pamekasan. Pelaksanaan dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pamekasan, H. Badrut Tamam, S. Psi., Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, S. Sos, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng., Sc, Wakil Ketua Bidang Maritim DPD PDI Perjuangan, Dekky Purwanto, S. H., dan Wakil Sekretaris Bidang Eksternal, Yordan M. Batara-Goa, ST, M.Si. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...