Sabtu
29 Agustus 2026 | 2 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Aisyiyah Ponorogo, Puti Ungkap Keberhasilan Risma Berdayakan Perempuan

pdip-jatim-puti-aisyiyah-ponorogo1

PONOROGO – Program Pahlawan Ekonomi yang dijalankan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sempat disinggung Cawagub Puti Guntur Soekarno saat silaturahmi ke pengurus PD Aisyiyah Ponorogo, Rabu (4/4/2018).

Menurut Puti, program yang sudah berjalan di Kota Pahlawan itu jadi contoh keberhasilan program pemberdayaan perempuan. Program tersebut merupakan salah satu cara upaya dalam menggerakkan roda ekonomi keluarga.

“Program Pahlawan Ekonomi ini dilatarbelakangi permasalahan keluarga yang tergolong miskin meski sang suami bekerja. Salah satu jalan untuk mengatasi ini yaitu menggerakkan roda perekonomian keluarga,” kata Puti.

Di depan para pengurus Aisyiyah Ponorogo, Puti memaparkan beberapa program pemberdayaan perempuan.

Satu di antaranya bernama Superstar, kependekan dari Sentra UMKM, Pemberdayaan Industri Kreatif dan Startup. Program Pahlawan Ekonomi yang berjalan di Surabaya, termasuk dalam garapan program Superstar.

Melalui  Superstar tersebut, Gus Ipul-Mbak Puti akan memberikan akses permodalan. “Kita juga akan memberikan pelatihan untuk packaging agar produk menjadi lebih menarik dan mudah dipasarkan,” ujarnya.

Selain itu, tambah Puti Guntur, bersama Gus Ipul punya program Seribu Dewi atau Seribu Desa Wisata yang akan mengembangkan desa-desa wisata dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada Pokdarwis.

Program desa wisata ini, sebutnya, juga bisa mengangkat perekonomian warga, khususnya kaum perempuan. Sebab, mereka bisa mengembangkan UMKM makanan maupun kerajinan yang bisa dijual di tempat wisata.

Mendengar program-program tersebut, Ketua PD Aisyiyah Ponorogo Titi Listyorini mengaku cukup puas dan yakin Jatim akan lebih baik ketika dipimpin Gus Ipul dan Mbak Puti.

“Semoga di pilgub ini muncul pemimpin yang akan membawa kesejahteraan umat di Jatim, tapi ibu-ibu ini saya yakin sudah cerdas dan tahu siapa pemimpin tersebut,” ucap Titi.

Di sela pertemuan, Puti juga menjelaskan sosok Datok Hasan Din, salah satu kakek buyutnya yang tercatat sebagai tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, Sumatera Barat.

Kemudian neneknya Fatmawati yang merupakan anak Datok Hasan Din, adalah seorang pengurus Aisyiyah di Bengkulu. Karena itu di keluarga Aisyiyah, Puti merasa bukan orang asing lagi.

Dia juga menyampaikan terima kasih bisa diterima Aisyiyah, sehingga bisa menyampaikan program-program kerja pasangan nomor urut 2. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...