Senin
06 Juli 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Tengarai Pergudangan di Surabaya Banyak yang Tak Berizin

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSURABAYA – Tak hanya minimarket atau toko modern banyak yang tidak melengkapi izin operasional. DPRD Surabaya mensinyalir banyak pergudangan dibangun tanpa izin lengkap.

“Kami menengarai, banyak pergudangan seperti di kawasan Tanjung Perak yang tak berizin. Harus ada keberanian untuk menindak gudang-gudang tak berizin itu,” tandas Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Senin (24/3/2015).

Komisi A, jelas Awi, sapaan Adi Sutarwijono, menilai Pemkot Surabaya lemah dalam hal pendataan kawasan pergudangan. Hal itu, sebutnya, bisa dilihat dari belum sinkronnya data di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait regulasi perizinan pergudangan di Surabaya.

Saat hearing, ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Surabaya menyebut ada 100 gudang di Kota Pahlawan sampai akhir 2014. Kenyataannya, pergudangan di Surabaya Utara justru menjamur.

Setelah di-kroscek dengan Disperindag, tambah Awi, ternyata ada penambahan kawasan pergudangan, khususnya wilayah Surabaya Utara. “Tak sinkronnya data ini mempersulit proses pemetaan, pendataan dan penertibannya,” kata Awi.

Pihaknya akan minta pemkot melakukan sinkronisasi data izin gudang, penataan pergudangan dan segera melakukan penertiban bagi pergudangan yang tak berizin. Kalau banyak gudang tak berizin tentu berpengaruh terhadap nilai pendapatan asli daerah, khsusnya terkait pajaknya.

“Seiring dengan Surabaya jadi Kota Jasa dan Perdagangan, maka tak menutup kemungkinan pertumbuhan pergudangan semakin menjamur,” ujarnya.

Dua pekan mendatang, tambah dia, Komisi A akan memanggil ulang SKPD terkait pergudangan. Dalam hearing lanjutan itu pihaknya minta SKPD terkait sudah memaparkan data terkait pergudangan dan perizinannya lebih rinci.

Setelah itu, imbuh Awi, Komisi A akan merekomendasikan ke wali kota untuk melakukan penertiban dan sinkronisasi data pergudangan itu. “Agar pengawasannya mudah, PAD-nya jelas, dan kalau akan menertibkan juga jelas,” pungkasnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kolaborasi Unair-Pemkab Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis dan Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
LEGISLATIF

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk ...
UMKM

Turnamen Sepak bola Tarkam di Kabupaten Pasuruan Selesai, Pedagang Es Jus Raup Laba Jutaan

KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Korbankan RTH dan LSD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta pembangunan Koperasi Merah Putih tidak mengorbankan Ruang ...
KRONIK

Gelar Jalan Sehat dan Senam, Jatmiko Ajak Masyarakat Kuatkan Semangat Berdikari

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, menggelar kegiatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Dorong Sport Center Potro Agung Dikelola Mandiri agar Tak Bebani APBD

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong Sport Center Potro Agung dikelola mandiri oleh masyarakat agar biaya ...