Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Siap Bantu Pemkot Benahi Pasar Tradisional

SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Baktiono mengatakan, dewan siap membantu pemerintah kota dalam pengelolaan pasar-pasar tradisional atau pasar rakyat. Kesiapan dewan ini disampaikan Baktiono, karena banyak pasar tradisional kondisinya memprihatinkan dan hampir luput dari perhatian pemkot.

“Yang kita pikirkan adalah persoalan perekonomian rakyat. Kalau pemkot masih sibuk dengan urusan yang lain, kita siap membantu membuat kajian-kajian soal pasar rakyat, kita berikan blue print-nya, kita beri anggarannya, lalu kita sahkan. Pemkot tinggal melaksanakan,” kata Baktiono, kemarin.

Menurut anggota Komisi B tersebut, selama ini perhatian pemerintah kota terhadap keberadaan pasar tradisional sangat minim. Padahal, sebut dia, banyak pasar-pasar rakyat yang berdiri dengan sendirinya, dan ramai dengan aktivitas jual beli.

Seharusnya, kata Baktiono, pemkot memfasilitasi, membangun, dan melakukan pembinaan terhadap pasar rakyat dan pedagangnya. “Sehingga mereka bisa bertransaksi dengan nyaman, tidak mengganggu orang lain, pemakai jalan lain, dan tak mengganggu fasilitas warga,” ujar anggota Pansus Raperda Pasar Rakyat itu.

Permasalahan terkait pasar tradisional di Kota Pahlawan, diatur dalam Raperda Pasar Rakyat yang saat ini pembahasannya hampir selesai. “Raperda ini disusun untuk melindungi keberadaan pasar tradisional yang makin terdesak dengan keberadaan toko modern,” ujarnya.

Beberapa pasal dalam Raperda Pasar Rakyat, menyebutkan PD Pasar Surya selaku pengelola pasar tradisional di Surabaya, setiap tahunnya harus melakukan rehabilitasi atau merenovasi pasar tradisional.

Tak hanya itu, perda itu juga mengamanatkan setiap tahun juga harus membangun pasar tradisional baru. Sebab, selama ini masih banyak pasar tradisional yang kondisinya tidak layak seperti becek, atap bangunan yang bocor dan kumuh.

“Mulai tahun 2000-an sampai saat ini PD Pasar Surya mengelola 81 pasar dan tidak pernah bertambah. Ini sangat memprihatinkan,” ungkap pria yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Dia menambahkan ada tiga hal penting yang diatur dalam raperda ini. Yakni terkait penataan pasar, pembinaan pedagang dan juga perlindungan pasar dari menjamurnya toko modern dalam beberapa tahun terakhir ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...