Selasa
20 Oktober 2026 | 1 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Desa Gapurosukolilo Gresik Punya Lumbung Pangan, Petani Bisa Simpan dan Jual Produk dengan Harga Lebih Tinggi

IMG-20230214-WA0024_copy_600x338

GRESIK – Sebuah desa di Gresik, Jawa Timur telah mempunyai tempat lumbung pangan. Yakni, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Tempat penyimpanan bahan pangan itu di-launching Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Selasa (14/2/2023).

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu yakin, lumbung pangan memberikan manfaat dan berpotensi mensejahterakan masyarakat. UMKM sekitar harus dilibatkan supaya saling menguntungkan.

Diketahui, lumbung pangan merupakan tempat penyimpanan stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini berguna saat terjadi kekurangan bahan pangan khususnya saat terjadi bencana alam.

Sehingga, lumbung pangan menjadi simbol kedaulatan dan kekuatan pangan desa, dalam rangka mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Bupati milenial itu menyebut, lumbung pangan dapat menjadi solusi menurunkan angka kemiskinan. Hal ini sejalan dengan program Internasional Sustainable Development Goals (SDGs), yang salah satu tujuannya guna mengakhiri kemiskinan.

“Ini amanah dari SDGs program desa. Yang penting kepala desa faham betul tentang SDGs desa. Sehingga ketika lumbung pangan ini sudah punya pendapatan mandiri maka bisa membantu masyarakat dengan leluasa,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Gapurosukolilo, Hasan Hasyim Al Habsyi mengatakan, lumbung pangan bersama dengan Bumdes akan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan desa.

Yakni mewujudkan kebutuhan distribusi pangan untuk warga, pengembangan Bumdes di bidang pangan nabati dan hewani, serta kerjasama dengan lumbung pangan provinsi.

Pihaknya menjelaskan, lumbung pangan bukan hanya memberikan solusi untuk masalah kelaparan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pasokan pangan dan pertanian.

“Melalui lumbung pangan, produsen pertanian dapat menyimpan dan menjual bahan pangan mereka dengan harga yang lebih tinggi, sehingga membantu mereka mengatasi masalah ekonomi,” ungkapnya.

Pihaknya juga terus berupaya memperkuat UMKM berbasis pangan lokal. Salah satunya dengan menggelar Festival Arabian Food Centre. Yang mana kuliner arab merupakan bagian dari potensi lokal Desa Gapurosukolilo.

Rencananya, festival akan digelar saat bulan puasa mendatang di sepanjang jalan desa. Selain kuliner, Desa Gapurosukolilo juga terkenal dengan destinasi wisata religinya, yaitu makam Syeikh Maulana Malik Ibrahim dan makam bupati pertama Kabupaten Gresik, Kyai Tumenggung Poesponegoro.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...