Senin
07 April 2025 | 3 : 30

Deni Wicaksono Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada Milenial di Ngawi

pdip-jatim-dprd-jatim-190222-deni-wicaksono-a

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono SSos, menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan untuk masyarakat di Kecamatan Jogorogo, Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan yang bertajuk ‘Merawat Kebhinekaan Dalam Gotong-royong,’ itu dilaksanakan di Gedung Panti, Balai Desa Jogorogo. Kegiatan itu diikuti seratusan peserta, yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Jogorogo.

Saat memaparkan materi, Deni Wicaksono menyampaikan bahwa, perkembangan teknologi informasi adalah sebuah keniscayaan. Tidak bisa dibendung pergerakannya. Atas hal itu, seyogyanya harus disikapi dengan bijaksana dan tepat.

“Tantangan zaman ke depan akan lebih sulit, karena perkembangan teknologi informasi yang saat ini kian masif,” kata Deni Wicaksono.

Deni Wicaksono mengatakan, ada sisi positif dan negatif terkait perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, dengan perkembangan tersebut, masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi apapun.

Hanya saja, ketiadaan filter, menjadikan semua konten, baik yang bernas positif ataupun negatif, bisa dikonsumsi oleh siapapun.

Keberadaan konten negatif, yang memuat fitnah, ujaran kebencian, hingga hoaks berpotensi memecah belah bangsa dan mengancam kerukunan dalam kebhinekaan.

Terkait itu, Deni Wicaksono juga memberikan pesan khusus bagi generasi muda. Khususnya bagi kelompok usia milenial dan Gen Z. Generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi.

“Himbauan kami, untuk kelompok milenial, Gen Z, agar lebih jeli lagi dalam menerima, mencerna, memfilter, dan membaca dari berbagai sumber sebagai informasi pembanding,” katanya.

Tidak hanya itu, Deni Wicaksono juga mengimbau, agar para generasi muda untuk banyak belajar sejarah bangsa. Bisa melalui orang yang lebih tua, ataupun senior. Karena bagaimanapun juga, kata Deni Wicaksono, kita tidak boleh lupa akan sejarah.

Legislator PDI Perjuangan tersebut, kepada peserta menyampaikan, penawar dari perpecahan bangsa adalah Pancasila. Menurutnya, Pancasila adalah alat pemersatu bangsa Indonesia yang dibangun atas pondasi kebhinekaan.

“Bangsa ini terus dirong-rong dan dan terus dipecah belah, dengan berbagai cara, tetapi Alhamdulillah, bangsa ini masih dan akan terus kokoh berdiri dengan pondasi yang sangat hebat yaitu Pancasila,” ujarnya.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnandar dan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Slamet Riyanto.(mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kebijakan Tarif Trump & Melemahnya Rupiah, Novita Hardini: Momentum Emas Transformasi Pariwisata RI

JAKARTA – Dampak kebijakan tarif proteksionis yang diwariskan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kini mulai ...
EKSEKUTIF

Hadapi Kenaikan Tarif Dagang AS, Ning Ita Siapkan Grand Design Pariwisata Domestik

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengungkapkan optimisme tinggi dalam menghadapi dampak isu global ...
LEGISLATIF

Urbanisasi Pascalebaran, Fuad Benardi: Surabaya Bukan Tempat Pelarian Tanpa Skill

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengingatkan perlunya penguatan antar kepala daerah untuk mencegah ...
KRONIK

H Suyatno Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal di Yayasan Al Hikmah, Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Suyatno menghadiri acara Pengajian ...
KRONIK

MH Said Abdulah Gelar Syawalan dan Silaturahmi Perjuangan

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar menggelar ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...