Senin
02 November 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deni Wicaksono Minta Surat Pernyataan PTM Direvisi

pdip-jatim-deni-wicaksono-091220-1

SURABAYA – Anggota DPRD Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, surat pernyataan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 yang disediakan pihak sekolah harus direvisi.

Penyebabnya, orang tua/wali murid resah dengan kalimat di surat pernyataan yang menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Kalimat tersebut ada kesan pihak sekolah bisa tidak mau bertangungjawab atau lepas dari tanggungjawab jika terjadi sesuatu pada siswa dengan alasan bahwa orang tua/wali murid sudah membuat surat pernyataan yang berisi setuju dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Menurut Deni, proses PTM harus menjadi tanggungjawab bersama, baik sekolah, orang tua dan siswa.

“Kepala Daerah atau Dinas Pendidikan seharusnya tidak memperkenankan sekolah menyodorkan format surat pernyataan yang demikian untuk ditandatangani oleh orang tua siswa. Dimana seolah hanya orang tua dan siswa yang harus setuju dan harus menerima segala konsekuensi yang terjadi pada siswa dengan dilaksanakannya PTM,” ujar Deni yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Rabu (19/5/2021).

Menurut Deni, dengan surat pernyataan yang seolah dibuat atas inisiatif orang tua siswa, meskipun itu formatnya sebenarnya dibuat oleh sekolah dan orang tua siswa harus menandatangani, ini bisa berkonotasi bahwa sekolah atau pemerintah bisa lepas tangan dan tidak perlu bertanggungjawab jika terjadi apa-apa pada siswa akibat dilaksanakannya PTM.

Sekadar informasi, surat pernyataan PTM di SMA Negeri 21 Surabaya viral di media sosial, karena isinya menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Dikarenakan SMA di bawah kewenangan pemerintah provinsi maka sudah banyak pihak meneruskan dan menanyakan pada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa maupun Pemprov Jatim melalui akun mereka. Akan tetapi baik Khofifah maupun Pemprov Jatim belum memberikan tanggapan. 

Menurut rencana PTM di tingkat SMA akan berlangsung mulai 5 Juli 2021. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...