Selasa
04 Agustus 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deni Wicaksono Minta Surat Pernyataan PTM Direvisi

pdip-jatim-deni-wicaksono-091220-1

SURABAYA – Anggota DPRD Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, surat pernyataan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 yang disediakan pihak sekolah harus direvisi.

Penyebabnya, orang tua/wali murid resah dengan kalimat di surat pernyataan yang menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Kalimat tersebut ada kesan pihak sekolah bisa tidak mau bertangungjawab atau lepas dari tanggungjawab jika terjadi sesuatu pada siswa dengan alasan bahwa orang tua/wali murid sudah membuat surat pernyataan yang berisi setuju dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Menurut Deni, proses PTM harus menjadi tanggungjawab bersama, baik sekolah, orang tua dan siswa.

“Kepala Daerah atau Dinas Pendidikan seharusnya tidak memperkenankan sekolah menyodorkan format surat pernyataan yang demikian untuk ditandatangani oleh orang tua siswa. Dimana seolah hanya orang tua dan siswa yang harus setuju dan harus menerima segala konsekuensi yang terjadi pada siswa dengan dilaksanakannya PTM,” ujar Deni yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Rabu (19/5/2021).

Menurut Deni, dengan surat pernyataan yang seolah dibuat atas inisiatif orang tua siswa, meskipun itu formatnya sebenarnya dibuat oleh sekolah dan orang tua siswa harus menandatangani, ini bisa berkonotasi bahwa sekolah atau pemerintah bisa lepas tangan dan tidak perlu bertanggungjawab jika terjadi apa-apa pada siswa akibat dilaksanakannya PTM.

Sekadar informasi, surat pernyataan PTM di SMA Negeri 21 Surabaya viral di media sosial, karena isinya menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Dikarenakan SMA di bawah kewenangan pemerintah provinsi maka sudah banyak pihak meneruskan dan menanyakan pada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa maupun Pemprov Jatim melalui akun mereka. Akan tetapi baik Khofifah maupun Pemprov Jatim belum memberikan tanggapan. 

Menurut rencana PTM di tingkat SMA akan berlangsung mulai 5 Juli 2021. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...