Minggu
13 September 2026 | 1 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dari Diskusi Bung Karno-KH Wahab Hasbullah, Muncullah Halal Bihalal

pdip-jatim-hasto-halal-bihalal-batu

pdip-jatim-hasto-halal-bihalal-batuKOTA BATU – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, tradisi halal bihalal di bulan Syawal bermula ketika Presiden pertama RI, Ir Soekarno bertemu dengan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Hasbullah pada Ramadan 1948. Saat itu, Bung Karno memanggil KH Abdul Wahab guna membicarakan situasi politik kala itu.

“Ketika itu, para elite politik tidak mau bersatu itu karena mereka saling menyalahkan. Saling menyalahkan itu kan dosa, dan dosa itu haram,” ujar Hasto, mengutip pembicaraan Bung Karno dengan KH Abdul Wahab Hasbullah, yang juga pendiri surat kabar Soeara Nahdlatul Oelama.

Hal itu disampaikan Hasto dalam sambutannya di acara halal bihalal yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di The Singhasari Resort Hotel & Convention Kota Batu, Minggu (24/7/2016). Halal bihalal ini dihadiri Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDIP se-Jatim, dan para kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Saat bertemu dengan KH Abdul Wahab itulah, Bung Karno menginginkan agar para elite bisa duduk bersama. Para elite politik yang saling menyalahkan, harus bisa sama-sama memaafkan di Hari Raya Idul Fitri. (BacaHasto Hadiri Halal Bihalal di Kota Batu)

Dari situlah KH Abdul Wahab memunculkan istilah halalbihalal. “Mereka harus duduk dalam satu meja untuk saling memaafkan, saling menghalalkan. Sehingga silaturahmi nanti kita pakai istilah halalbihalal,” ucap Hasto menirukan ucapan KH Abdul Wahab ke Bung Karno.

Ternyata Bung Karno menerima saran KH Abdul Wahab. Akhirnya pada saat Idul Fitri 1948, Proklamator RI itu mengundang para tokoh politik ke Istana Negara untuk bersilaturahmi.

“Bung Karno paham diferensiasi dalam politik itu penting. Sehingga saat itu beliau menginginkan sesuatu istilah yang berbeda,” ujar Hasto. (Baca juga: 100 Kader Lintas Wilayah Halal Bihalal di Batu)

Dalam kesempatan itu Hasto juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tentang semangat gotong royong dan halal bihalal. Megawati berpesan bahwa halal bihalal bisa menjadi energi positif untuk bergotong royong.

Megawati berpesan kepada seluruh kader PDIP untuk membangun persaudaraan, memperbaiki diri dan mengutamakan musyarawah untuk mufakat dan prinsip gotong royong.

Megawati juga menyerukan kepada kader PDIP untuk aktif dalam membangun desa, merehabilitasi daerah kumuh, hingga mendirikan perpustakaan di perdesaan. (Ini Foto-foto Halal Bihalal)

“Ini jawaban partai yang mengaku punya roh kerakyatan, yakni bagaimana membumikan PDIP. Itu tugas bersama kader, termasuk mempraktikkan gotong royong,” ujar Hasto, menyampaikan pesan Megawati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...