Senin
12 Oktober 2026 | 7 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dapat Anugerah Doktor HC Kelima, Megawati: Saya Deg-degan

pdip-jatim-megawati-doktor-hc-unp1

PADANG – Gelar doktor honoris causa (HC) dari Universitas Negeri Padang (UNP) merupakan yang kelima bagi Presiden Kelima RI Megawari Soekarnoputri.

Meski demikian, Ketua Umum PDI Perjuangan ini mengaku ‘deg-degan’ menerima gelar doktor kehormatan tersebut.

Hal itu dia ungkapkan saat membawakan pidato ilmiah, di Auditorium Kampus UNP, Padang, Sumatera Barat, Rabu (27/9/2017).

“Terus terang sebetulnya ketika Pak Rektor tadi mengatakan semua senat berkumpul dan banyak guru besar dan sebagainya, saya deg-degan juga,” ujar Megawati.

Sebelumnya, putri Presiden Pertama RI Soekarno ini telah menerima empat gelar doktor honoris causa. Yakni dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang; Korea Maritime and Ocean University; Moscow State Institute of International Relation, dan Universitas Padjadjaran.

Namun, Megawati juga mengaku deg-degan karena gelar doktor honoris causa yang diterimanya saat ini berkaitan dengan bidang pendidikan.

“Itulah yang membuat saya berdebar-debar seperti saya masih mahasiswa sekian puluh tahun yang lalu,” tuturnya.

Megawati mengaku sangat antusias, bangga, dan bersyukur dengan gelar yang diberikan kepadanya tersebut.

Menurut dia, sebuah kehormatan mendapatkan penghargaan untuk bidang pendidikan, tepatnya berkaitan dengan politik pendidikan.

Dalam pidato tersebut, ia juga mengaku beruntung bisa mendapatkan pendidikan politik langsung dari sang ayah, Ir Soekarno yang juga merupakan bapak bangsa.

Politik dan pendidikan, menurut Megawati, adalah dua hal tak terpisahkan.

“UNP telah membuka keputusan akademis yang membuka cakrawala. Politik dan pendidikan adalah dua hal yang tidak mungkin bisa dipisahkan,” terangnya.

Sementara itu, puluhan karangan bunga ucapan selamat berjajar rapi di sepanjang jalan gerbang masuk UNP di Jalan Prof Dr. Hamka, Padang.

Mayoritas karangan bunga dikirim dari para pejabat tinggi negara, mulai dari menteri kabinet kerja seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno Pratikno, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan lainnya.

Juga dari pejabat tinggi negara seperti Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Wakil Kapolri Komjen Pol Syafruddin, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso, dan lainnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...