Selasa
25 Agustus 2026 | 8 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dalam Berpolitik Harus Ada Kompromi untuk Kepentingan Bersama

pdip-jatim-hasto-di-kota-batu

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam politik harus ada kompromi demi kepentingan bersama.

Hal itu dia sampaikan menyikapi buntunya pengambilan keputusan isu presidential threshold dalam pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu.

“PDI-P tidak ingin menyandera. PDI-P ingin segala sesuatunya muncul dengan sebuah kesadaran dan dilaksanakan sesuai sistem pemilu yang kita sepakati, sistem pemerintahan yang kita sepakati,” kata Hasto di Kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2017).

Dia membantah, pembahasan RUU Pemilu saat ini tersandera beberapa kepentingan politik. Seperti penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR dalam revisi Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3).

Penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR, sebut Hasto, merupakan keniscayaan bagi partai pemenang pemilu. Menurutnya, tak bisa dinafikan suara rakyat yang terwujud dalam perolehan kursi di DPR.

“Nanti kan setelah ini kan juga dilakukan pembahasan Undang-Undang MD3. Makanya dalam berpolitik itu tidak bisa dengan tradisi menang-menangan. Berpolitik itu bukan praktek kekuasaan semata. Berpolitik ini adalah amanat dari rakyat,” tuturnya.

Hasto menambahkan, sampai saat ini PDIP masih mengedepankan semangat mendengar aspirasi.

“Sehingga ada semangat untuk mendengar semua aspirasi dari setiap partai politik dan kemudian mencari formulasi yang terbaik memperkuat kedaulatan rakyat dari UU pemilu ini. Kita akan mencari solusi terbaik terlebih dahulu,” tuturnya.

Saat ditanya soal kemungkinan kembali kepada UU pemilu yang lama, Hasto mengatakan pihaknya tetap optimis pembahasan RUU akan menemui titik terang. Dia menyebut waktu untuk mengupayakan hal tersebut juga masih cukup banyak.

“Politik selalu ada solusi. Jadi saya yakin. Kalau soal kembali ke UU yang lama itu kan konstitusi yang mengatur. Ketika kesepakatan tidak tercapai ya itu otomatis kita kembali kepada UU yang lama. Tapi saat ini kita masih ada waktu untuk melakukan dialog, kita upayakan bisa selesai dengan musyawarah,” ucap Hasto.

Pihaknya meyakini ambang batas capres atau presidential threshold harus tetap berada pada angka 20-25 persen. Karena menurut Hasto, yang saat ini menjadi isu krusial adalah soal efektivitas pemerintahan.

“Kalau kita bicara efektivitas pemerintahan. Buktinya ketika Pak Jokowi mendapatkan 20 persen saja itu tidak mudah untuk melakukan konsolidasi di DPR. Apalagi kalau diturunkan. Jadi isunya ini malah harusnya dinaikkan,” beber dia.

“PDIP mengajak ke parpol yang lain untuk lebih mengedepankan sistem pemerintahan yang kuat dan memiliki dukungan rakyat tapi juga mendapat dukungan minimum dari DPR sebesar 20 persen kursi tadi,” tambah Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Soekarno Cup Tak Sekadar Bola: Rp545 Juta untuk NTT, 14 Pemain Dibidik Klub Profesional

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak hanya meninggalkan cerita tentang persaingan di lapangan hijau. Di balik gebyar ...
PEMILU

Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Kursi Gubernur Jawa Timur

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki modal ...
HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Bukan Sekadar Cari Juara, Tapi Membangun Karakter Generasi Muda

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mencari juara, tetapi membangun karakter, sportivitas, ...
OLAHRAGA

Kalah 1-3, Banteng Jatim Ucapkan Selamat kepada Banteng Papua Raya, Evaluasi Teamwork

SURABAYA – Tim Banteng Jatim menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan mengakui keunggulan Banteng Papua Raya. ...
OLAHRAGA

Debut Manis di Soekarno Cup 2026, Papua Raya Rebut Podium Ketiga Usai Tekuk Banteng Jatim 3-1

Banteng Papua Raya mengakhiri debut di Soekarno Cup 2026 dengan meraih posisi ketiga setelah menaklukkan Banteng ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...