oleh

Curhat Buruh Perempuan kepada Puti: Banyak Anak Putus Sekolah

-Berita Terkini-10 kali dibaca

MALANG – Selama kunjungan di Kabupaten Malang, Senin (19/2/2018), Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarno juga menyapa ribuan buruh perempuan yang bekerja di tiga pabrik rokok. Yakni Pabrik Rokok (PR) Pakis Mas, PR Gudang Baru Berkas, dan PR Trubus Alami.

Puti sengaja mengunjungi perusahaan rokok, karena rata-rata buruhnya adalah kaum perempuan, yang akan jadi salah satu garapannya kelak jika dipercaya memimpin Jawa Timur mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Selama menyapa para buruh perempuan, Puti banyak mendapat masukan, baik menyangkut penghasilan sehari-hari, ekonomi keluarga, hingga persoalan pendidikan anak-anak mereka.

Puti mengatakan, masih ada pekerja rokok tersebut yang mengungkapkan anaknya mengalami putus sekolah. Atau kesulitan melanjutkan pendidikan karena faktor biaya.

“Ada yang lulusan SMP kemudian tidak melanjutkan ke SMA atau SMK. Berarti itu kan menjadi tugas kita bersama, terutama pemerintah provinsi untuk membuka akses kepada mereka supaya anak-anaknya tetap bisa sekolah,” kata Puti.

Dia menyebutkan, bersama Gus Ipul, sudah memiliki program untuk mengentaskan anak putus sekolah.

Harapannya, seperti pekerja rokok yang terdiri dari kaum perempuan, itu bisa terbantu dengan adanya program tersebut. Menurut Puti, yang terpenting dalam dunia pendidikan adalah  bisa menyekolahkan anak-anak.

“Bagaimanapun juga ketika anak-anaknya bisa sekolah dan tanpa biaya, beban dari para ibu itu bisa diminimalkan,” ujarnya.

Di hadapan buruh pabrik rokok, Puti juga mohon doa restunya untuk maju dalam pilgub Jatim mendampingi Gus Ipul.

Menurutnya, pasangan Gus Ipul-Puti sudah meluncurkan lima program dengan nama-nama kreatif dan menarik.

Yakni, Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan), Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura), Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera), Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan), dan Madin Plus Berkelanjutan.

Dik Dilan merupakan program pendidikan gratis bagi anak SMA/SMK se-Jatim. “Program Dik Dilan ini pendidikan digratiskan berkelanjutan. Mohon doanya, semoga kami Gus Ipul dan saya Mbak Puti, bisa jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur,” kata Puti.

“Ingat salam dua jari, jangan lupa Gus Ipul dan saya Mbak Puti. Mohon dukungannya,” pungkas Mbak Puti, disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari para buruh perempuan. (goek)

rekening gotong royong