Rabu
24 Juni 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cerita Tjahjo Soal Cara PDIP Rekrut Calon Kepala Daerah

pdip-jatim-mendagri-tjahjo-kumolo

pdip-jatim-mendagri-tjahjo-kumoloJAKARTA – Setiap partai politik (parpol) mempunyai cara tersendiri dalam menjaring calon untuk dikontestasikan dipemilihan kepala daerah, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sebagaimana diketahui, partai asuhan Megawati Soekarnoputri itu menjadi partai yang meraup kemenangan paling banyak dalam Pilkada Serentak 2015 lalu. Selain mempunyai basis massa yang banyak, tentu PDIP mempunyai cara-cara jitu dalam merekrut calon potensial untuk bertarung dipemilihan kepala daerah.

“Kalau PDIP daftar calon di daerah, dites, dirkim ke DPP. Dulu saya bikin tim, kita bikin fit and proper, psikotes. Setelah tersaring baru diputuskan dalam rapat pleno DPP. Tok, tok keluar rekomendasi,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2016).

Mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP itu mengungkapkan, Walikota Tanggerang Selatan, Airin Rachmi Diany juga pernah mengikuti tes seleksi namun dia batal dicalonkan.

“Ada yang gagal. Airin pernah ikut tes, tapi wakilnya dia enggak mau dari PDIP, dia ingin PNS. Akhirnya batal,” ungkap mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah mempertimbangkan usulan pemberian sanksi bagi parpol yang tidak mengajukan pasangan calon. Meski mengundang reaksi dari banyak kalangan, usulan tersebut nantinya akan dibahas dalam revisi Undang-undang Pilkada bersama DPR.

Sementara, Mendagri sendiri menilai pemberian sanksi bagi parpol yang tidak mempunyai pasangan calon sebagai langkah yang tidak fair. Menurutnya, meski salah satu tugas parpol adalah menyaring calon untuk bertarung di pemilihan kepala daerah, namun dia tidak menampik tidak adanya pasangan calon dalam pilkada juga menjadi bagian dari strategi partai.

“Memang tugas parpol memilih calon kepala daerah, tapi kasus Surabaya, bagian dari strategi. Ada juga yang enggak punya calon untuk menang. Kalau ajukan kalah, kan menyangkut harga diri. Enggak bisa sanksi. Gimana kalau enggak punya calon,” tandasnya. (beritaempat)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Teladani Bung Karno, PAC Tuban Berdonor Darah

TUBAN – Momentum Bulan Bung Karno menjadi pemantik semangat tersendiri bagi para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) ...
EKSEKUTIF

Hadiri Purna Siswa SLB Ar Rochmah Lamongan, Wabup Dirham Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

LAMONGAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Purna Siswa ke-1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan ...
EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...