Minggu
11 Oktober 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Kenker Seviks sejak Dini, Banyuwangi Gencarkan Vaksinasi HPV

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-14102023

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus menggencarkan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) kepada anak perempuan usia 11-12 tahun. Dari total target 21.000 orang yang bakal divaksin, saat ini sudah terealisasi sebanyak 17.430 siswa atau setara 83 persen. Vaksin HPV diberikan untuk melindungi diri dari inveksi HPV yang merupakan penyebab kanker serviks.

“Pelaksanaannya terus kita pantau. Targetnya harus selesai bulan ini,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Jumat (13/10/2023).

Bupati Ipuk sendiri turut memantau pelaksanaan vaksinasi HPV pada siswa perempuan di SDN 3 Bagorejo, di sela program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) di Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, pada 4 Oktober 2023 lalu.

“Ini adalah upaya pencegahan dini kasus kanker serviks pada perempuan usia produktif. Dengan disuntik vaksin HPV pada usia 11-12 tahun. Harapannya saat mereka masuk usia produktif imunitasnya sudah kuat terhadap virus Papilloma,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, menjelaskan, program tersebut telah dimulai di Banyuwangi sejak tahun lalu. Program itu menyasar sebanyak 21.000 siswa perempuan. Dengan rincian, 10.000 siswa kelas V dan 11 ribu siswa kelas VI.

“Para siswa kelas V akan mendapatkan dosis pertama. Sementara siswa kelas VI menerima suntikan dosis kedua. Untuk dosis pertamanya sudah diberikan tahun lalu saat mereka masih kelas V,” ujar Amir.

Ia mengatakan kasus kanker serviks secara nasional meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Demikian juga di Banyuwangi. Meski jumlah kasusnya tergolong rendah, terpantau terdapat peningkatan.

Menurut Amir, vaksinasi HPV dilaksanakan berbasis sekolah. Tenaga kesehatan dari puskesmas wilayah terjun ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, maupun pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) untuk melakukan vaksinasi kepada sasaran.

“Setiap sasaran akan mendapatkan 2 dosis vaksin HPV dengan interval satu tahun. Sebagai pengingat, siswa yang telah disuntik dosis pertama akan mendapatkan kartu untuk pengantar pada saat vaksinasi dosis kedua,” terangnya. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekolah Rakyat, Andini, dan Harapan Khairunnas Anfa’uhum Linnas

SEMARANG – Sejumlah anak mendekat ketika Hj. Ansari hendak berpamitan. Mereka antusias dan senang diajak ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Penertiban Tambang Tak Cukup Hentikan Operasi, Lingkungan Harus Dipulihkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendesak penertiban pertambangan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Berharap Padepokan PSHT Karangan Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Persaudaraan

TRENGGALEK – Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berharap pembangunan Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate ...
EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...