Kamis
15 Oktober 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cawabup Gus Firjaun Nongkrong Ngopi Bareng Pendukung Rivalnya

pdip jatim 241012 Gus Firjaun ngobar

JEMBER – Politik itu ibarat permainan. Begitu yang disampaikan calon wakil bupati Jember nomor urut 01, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) ketika tanpa sengaja ketemu Kustiono pendukung paslon rivalnya Jumat (11/10/2024) di area parkir selatan pendopo alun-alun Jember.

“Santai cak politik itu ibaratnya permainan, maka bermainlah yang sungguh-sungguh, bukan sebaliknya sungguh-sungguh bermain,” kata Gus Firjaun disambut anggukan kepala Kustiono dan beberapa temannya.

Gus Firjaun yang malam itu berniat nongkrong di alun-alun laiknya masyarakat pada umumnya tanpa sengaja menuju tempat kopi yang sudah ditongkrongi Kustiono bersama putra dan beberapa temannya.

Di sana Gus Firjaun, ditemani beberapa pendamping yang biasa mengawal setiap agenda kampanye. Tak ayal dari pertemuan itu, beberapa pendukung dari kedua paslon yang sedang berkontestasi di pilkada serentak ini berdatangan.

Diawali kedatangan dari pendukung Gus Firjaun yakni anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Tabroni, SE. Dia datang bersama satu rekannya.

Disusul kemudian pendukung paslon 02, Ribut Supriyadi, dan Sekretaris Pemenangan paslon 02 Dima Ahyar.

Di pertemuan itu kedua pendukung saling berbaur dan bercanda bersama. Tetapi tetap saja, meski konteks bercanda bahan obrolan candaannya seputar wilayah kontestasi pilkada Kabupaten Jember.

Miftahul Rachman (Memet) wartawan senior contohnya, ia yang datang lebih awal dari Dima Ahyar secara spontan meyampaikan. “Semua karena cinta 01 (Gus Firjaun),” selorohnya disambut tawa dua pendukung yang ada di warung lesehan itu.

Tak ingin kalah dengan satir yang disampaikan Memet, Dima Ahyar menimpali bahwa dirinya konsisten terhadap dukungannya.

Terbukti untuk menggapit rokok yang akan dibakarnya dia menggunakan kedua jarinya untuk menggapit. “Saya konsisten rokok ini tetap saya apit dengan dua jari,” jelasnya.

Sementara, statement satir yang disampaikan Dima, kontan dijawab Gus Firjaun bahwa dua jari itu diapitkan untuk memperkuat satu tujuan kenikmatan yakni menghisap rokok.

Acara nongkrong bareng itu berakhir pada pukul 23.00 WIB. Mereka membubarkan diri dan kembali tempat masing-masing. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...