Kamis
04 Juni 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cari Warga yang Belum Terima Bantuan, Maidi dan Inda Raya Sisir Gang-gang Kampung

pdip-jatim-210907-maidi-inda-raya-sembako-2

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus melakukan pendataan warga yang membutuhkan tetapi belum mendapat bantuan. Artinya, di luar penerima bantuan pemerintah, baik kota, provinsi, maupun pusat.

Menurut Wali Kota Madiun Maidi, bantuan dari pemerintah menyasar kepada mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setidaknya terdapat 13 ribu warga kota masuk DTKA, dan sudah tercover bantuan.

“Kita kan masih punya bantuan-bantuan lain, dari CSR, donasi, dan lainnya. Nah, kita cari lagi siapa yang belum dapat bantuan,“ kata Maidi, Selasa (7/9/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut, data itu belum termasuk ojek online (ojol) dan pelaku seni. Sebab, data usulan dari keduanya terlambat masuk.

Namun, dia menegaskan, mereka yang datanya terlambat masuk tidak perlu khawatir. Karena Pemkot Madiun sudah menyiapkan skema pemberian bantuan.

Termasuk pekerja seni sebanyak 500 orang lebih. Pun, Pemkot juga masih membuka usulan penerima bantuan.

“Kita terus cek ke lapangan. Sampai ke gang-gang kita telusuri. Yang membutuhkan langsung kita beri (bantuan). Yang sekiranya ada yang terlewat silakan dilaporkan. Jangan sampai masyarakat menjerit terkait bahan makan,“ ujarnya.

Wakil Wali Kota Inda Raya menambahkan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat, baik bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemkot Madiun sendiri merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dalam membantu kesusahan yang dirasakan rakyatnya.

Terkait pemerataan bantuan, politisi PDI Perjuangan ini juga sering blusukan bagi-bagi bantuan sembari mengecek langsung bagaimana distribusi bantuan kepada masyarakat.Temuan di lapangan dijadikan bahan evaluasi supaya ke depan pemerataan bantuan bisa lebih baik.

“Diharapkan semuanya bisa terbantu, terutama dalam hal permakanan. Apapun itu, pemerintah berusaha hadir. Saya pribadi sering menyisir dari satu lokasi ke lokasi lain mencari unregistered people,” ungkap Inda Raya.

Sebelumnya, pada Senin (6/9/2021), Maidi dan Inda Raya menyalurkan bantuan sembako program CSR PT Galvary untuk warga lingkungan warga Lodayan. Penyaluran bantuan untuk 140 warga dari empat RT tersebut berlangsung di areal Sumber Umis dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...