BLITAR – Pencarian pemain muda berbakat kembali digelar Banteng Jatim FC U-17 melalui open selection di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, Sabtu (7/3/2026). Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari proses penjaringan talenta potensial yang akan digembleng menuju level kompetisi nasional dan jalur sepak bola profesional.
Panitia pelaksana Yudi Meira mengatakan seleksi difokuskan pada pemain kelahiran 2009–2010 yang memiliki potensi teknik, mental bertanding, serta kesiapan menjalani pembinaan intensif. Program ini sekaligus menjadi langkah awal pembentukan skuad baru menghadapi Soekarno Cup 2026.
“Yang kami cari bukan hanya pemain bagus secara teknik, tetapi juga yang punya mental juara dan kesiapan berkembang secara profesional,” ujar Yudi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Siap Pertahankan Gelar Soekarno Cup, Banteng Jatim FC U-17 Mulai Gelar Seleksi Terbuka
Sebagai juara bertahan Soekarno Cup 2025, Banteng Jatim FC U-17 menargetkan regenerasi pemain melalui proses scouting terbuka agar talenta muda dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama menunjukkan kemampuan.
Seleksi di Kota Blitar menyasar pemain dari wilayah Blitar Raya, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, hingga Ngawi.
Para pemain terbaik yang lolos akan masuk dalam program pembinaan terstruktur yang mencakup penguatan teknik, taktik, fisik, serta pengalaman bertanding di level kompetitif nasional.
Rangkaian seleksi ini tidak berhenti di Blitar. Program pencarian bakat juga digelar di sejumlah daerah lain seperti Banyuwangi, Surabaya, Bangkalan, dan Malang guna memperluas jangkauan scouting di seluruh Jawa Timur.
Menurut Yudi, sistem seleksi terbuka menjadi cara efektif menemukan pemain potensial yang selama ini belum tersentuh pembinaan profesional. “Sepak bola membutuhkan ruang bagi talenta muda untuk muncul. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya, karena pemain besar sering lahir dari kesempatan pertama,” kata pria yang juga Ketua PSSI Kota Blitar ini.
Pemilihan Stadion Soepriadi sebagai lokasi seleksi juga memiliki makna tersendiri. Stadion ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas sepak bola daerah yang kerap melahirkan pemain muda berbakat.
Melalui seleksi ini, Banteng Jatim FC U-17 berharap dapat membentuk skuad kompetitif sekaligus menciptakan jalur pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda Jawa Timur menuju jenjang sepak bola profesional. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











