Minggu
20 September 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Candra Soroti Minimnya Respons DTPHP Jember dalam Pemenuhan Data Pertanian

pdip-jatim-250213-candra-jember-1

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyayangkan belum dipenuhinya permintaan data kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Jember yang dinilai penting untuk mendukung pembahasan berbagai persoalan sektor pertanian di daerah tersebut.

Menurut Candra, data yang diminta DPRD dibutuhkan sebagai bahan analisis dalam mengurai sejumlah persoalan pertanian yang selama ini dikeluhkan petani. Data tersebut meliputi luas lahan pertanian, data e-RDKK, hingga informasi program Kementerian Pertanian RI, khususnya program optimasi lahan (oplah) yang menjadi sorotan sejumlah kelompok tani.

Ia menilai proses pembahasan menjadi tidak maksimal karena kepala dinas terkait beberapa kali tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Jember. “Begini repotnya jika pimpinan dinas tidak hadir. Sudah beberapa kali RDP, tetapi kepala dinas tidak datang,” ujar Candra, Rabu (18/2/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, permintaan data tersebut seharusnya menjadi perhatian serius, mengingat seluruh program yang dijalankan menggunakan anggaran yang bersumber dari masyarakat.
“Yang menjadi pertanyaan, apa urgensinya sampai data sulit disampaikan. Penggunaan anggaran yang berasal dari uang rakyat tentu harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya.

Candra menambahkan, kebutuhan data sebenarnya telah dicantumkan secara jelas dalam surat undangan RDP, sehingga semestinya dapat disiapkan sebelum rapat berlangsung. Terlebih, RDP tersebut bukan kali pertama digelar.

Dalam rapat yang sama, perwakilan DTPHP Jember, Mochamad Khozim, menyampaikan bahwa permintaan data akan diteruskan kepada kepala dinas. Ia juga menyatakan pihaknya hanya dapat menjawab pertanyaan yang sesuai dengan kewenangan dan informasi yang dimilikinya.

Diketahui, Komisi B DPRD Jember telah menggelar RDP bersama DTPHP sebanyak tiga kali. Selain itu, anggota dewan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan, yakni terkait ketersediaan pupuk di Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, serta peninjauan program optimasi lahan di tiga desa di Kecamatan Bangsalsari.

Namun, rangkaian RDP dan sidak tersebut dinilai belum menghasilkan kesimpulan karena sejumlah pihak yang dibutuhkan keterangannya tidak hadir. Rapat akhirnya merekomendasikan pemanggilan kembali pihak-pihak terkait guna memperoleh data dan penjelasan yang diperlukan. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...