Jumat
25 September 2026 | 9 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Caleg Tak Kampanyekan Jokowi-Ma’ruf Kena Sanksi

pdip-jatim-hasto-konsolidasi-surabaya

SURABAYA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin, Hasto Kristiyanto memimpin konsolidasi pemenangan di Posko Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur di Surabaya, Jumat (16/11/2018). Konsolidasi itu fokus terhadap pemenangan Capres-cawapres Jokowi-KH Ma`ruf di Jatim.

Di depan seluruh perwakilan TKD kabupaten/kota se-Jatim, Hasto memaparkan keberhasilan Jokowi saat menjadi presiden. Yakni sukses membangun sistem kepemimpinan yang bersih, merakyat, disertai hasil kerja nyata.

“Pak Jokowi menghadirkan kekuasaan untuk rakyat yang dilandasi kejujuran diri, menjauhi perilaku koruptif, serta menciptakan sistem transparan dan memudahkan rakyat. Termasuk dalam hal usaha yang sekarang sudah `online’ dan cepat,” kata Hasto.

Sekjen PDI Perjuangan ini juga menyatakan, semua partai pengusung dan pendukung pasangan calon nomor urut 01 itu akan memberikan sanksi kepada caleg-nya yang tak mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf.

Jokowi-Ma’ruf diusung dan didukung sembilan partai, yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Hanura, Perindo, PSI, dan PKPI.

“Pemenangan Pilpres dan Pileg 2019 adalah satu tarikan nafas bagi partai koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin. Oleh karenanya, caleg dari sembilan partai koalisi yang tidak menyosialisasikan paslon nomor 01 itu akan terancam sanksi,” jelas Hasto.

Kewajiban para caleg partai pendukung dan pengusung menyosialisasikan Jokowi-Ma’ruf itu merupakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional TKN di Surabaya, akhir Oktober lalu. Adapun bentuk sanksi yang diberikan terhadap caleg yang melanggar diserahkan kepada masing-masing parpol.

Hasto menambahkan, bagi caleg PDI Perjuangan yang melanggar maka sanksinya pemecatan dari partai.

Karena itu ia meminta agar seluruh tim kampanye, mesin parpol, dan relawan dari masing-masing parpol pengusung dan pendukung bersatu padu memenangkan paslon nomor urut 01.

“Jika ada caleg dari parpol koalisi yang tidak menyosialisasikan Jokowi-Kiai Maruf, berarti caleg tersebut tidak bisa membaca apa yang tampak di balik sikap Partai Demokrat yang membebaskan kadernya untuk memilih capres,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Optimistis Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Dimulai 2028

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah optimistis program pendidikan negeri gratis mulai ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...
KRONIK

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. ...