Bupati Sugiri Sambut Baik Kedatangan Erick Thohir di Tanah Reog

 100 pembaca

PONOROGO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir, mengunjungi Ponorogo sebagai pembicara dalam seminar “Indonesia Maju” dengan tema “Menyongsong Era Baru Ekonomi : Strategi Pemerintah dalam Transformasi Digital dan SDM Menuju 5 Besar Kekuatan Dunia.” Seminar tersebut digelar di Graha Watoe Dhakon IAIN Ponorogo, Sabtu (5/2/2022) sore.

Pertunjukan Reog Ponorogo ditampilkan dalam menyambut kedatangan Erick Thohir. Kedatangannya juga disambut baik oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang turut hadir pada seminar yang dihadiri ratusan mahasiswa itu. Seminar juga dihadiri Rektor IAIN Ponorogo, Dandim 0802/Ponorogo, Forkopimda Ponorogo, dan Bakorwil Madiun.

“Mudah-mudahan beliau (Erick Thohir, red) mampu menularkan ilmunya melalui seminar ini, dan mahasiswa mampu mengambil intisarinya serta meniru Pak Erick Thohir,” tutur Bupati Sugiri.

Ditanya terkait pembangunan ekonomi di masa pandemi ini, Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko, memuji inovasi yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Ia yakin dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan dibantu Erick Thohir, Indonesia bisa maju.

“Inti dari segala inti ya SDM. Maka pertama kali yang paling penting SDM ditata, terus manajemen. Pembangunan yang dilakukan Jokowi sudah terlihat secara nyata, merakyat. Sudah tepat sasaran untuk rakyat kecil. Jadi, saya yakin bisa meraih Indonesia maju, dan di Ponorogo ayo diwujudkan bersama-sama,” ungkap Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

“Bagaimanapun Ponorogo akan mendapatkan keuntungan yang positif dengan kedatangan Pak Menteri. Ponorogo memiliki kekayaan alam dan juga kekayaan kebudayaan yang luar biasa yang akan bisa memperkaya bangsa,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Erick Thohir ingin membangunkan para pemuda dan menyadarkan mereka akan peran pentingnya dalam pembangunan negara di masa depan. Dia juga menjelaskan, Indonesia diprediksi bakal menjadi negara terbesar keempat secara ekonomi.

“Ini kenapa ketika diundang di banyak universitas saya hadir. Saya ingin membangunkan anak muda. Kita harus kerja keras bersama-sama,” ujar Erick.

Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) memang menjadi hal terpenting dalam pertumbuhan ekonomi dibanding sumber daya alam (SDA), di mana Indonesia merupakan negara yang kaya akan SDA. Para pemuda juga ditantang untuk menumbuhkan skill labour (tenaga kerja) dan wajib melek teknologi.

“Kalian penting mempersiapkan semua. Kita tidak bisa terlena apa yang terjadi. Kita negara yang kaya, SDA kaya, penduduk kaya. Problemnya, tantangan ke depan adalah ketika dunia ini berubah di mana namanya pertumbuhan ekonomi, perkembangan ekosistem yang ada berdasarkan kemampuan manusia berkarya (SDM). Tidak lagi berdasarkan SDA,” bebernya. (jrs/set)