TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin minta pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ikut membantu program strategis Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Salah satu program strategis yang disampaikan Arifin adalah upaya peningkatan kemampuan fiskal melalui lelang investasi.
Ketika upaya meningkatkan kemampuan fiskal hanya mengandalkan dari APBD dan tidak ada upaya memperkuat struktur fiskal dari sumber yang lain, sebut Arifin, besar kemungkinan pemerintah pusat tidak akan menambah anggaran.
“Kadin spektrumnya harus lebih luas, khususnya Kadin Kabupaten Trenggalek, harus bisa mendiversifikasikan bisnisnya kepada peluang-peluang investasi di sektor yang lain,” kata Arifin, Jumat (9/4/2021).
Secara terbuka, hal itu telah dia sampaikan saat membuka Musyawarah Kabupaten V Kadin Trenggalek di Pendopo Trenggalek, kemarin.
Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini mengaku sangat senang kalau kemudian pengusaha Kadin lebih aktif mencari investor.
“Kalau semakin banyak investor yang dibawa, kemudian izin usahanya di Trenggalek, bayar pajaknya di KPP Pratama Tulungagung, nanti dana bagi hasilnya Trenggalek banyak dan memunculkan peluang lainnya,” paparnya.
Dia berharap Kadin bisa menjadi fasilitator bagi pengusaha lokal untuk bertemu dengan partner swasta lainnya sehingga dapat menggerakkan potensi ekonomi Trenggalek.
Arifin juga menyampaikan bahwa Pemkab Trenggalek saat ini tengah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan meningkatkan kontribusi pengusaha perempuan.
Dengan meningkatkan pendapatan perempuan, dalam jangka panjang juga berinvestasi bagi sumber daya manusia.
“Karena ibu-ibu itu pasti mengurus anak, dan uang yang didapat pasti digunakan untuk pendidikan dan kesehatan,” ulasnya.
“Maka menurut saya kalau Kadin ini perannya disentralkan kemudian punya keberpihakan lebih terhadap perempuan, ekonominya didorong lebih inklusif, termasuk keanggotaan dan program-programnya, saya yakin cita-cita Indonesia maju SDM unggul bisa tercapai,” ujar Arifin. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS