Minggu
21 Juni 2026 | 8 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas Ajak Peserta Kemah Kebangsaan Tanamkan Pesan Bung Karno

pdip-jatim-anas-kemah-kebangsaan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kembali mengingatkan pemikiran para pendiri bangsa, termasuk presiden pertama Ir Sukarno. Anas menekankan, rasa kebangsaan sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran keagamaan, karena ada yang membenturkan dua hal itu belakangan ini.

Hal ini disampaikan Anas di depan peserta Kemah Kebangsaan yang berlangsung di Wana Wisata Sumbermanis, Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Sabtu-Minggu (19-20/8/2017). Kemah Kebangsaan ini diikuti 200 anak muda lintas agama dan organisasi.

Menurut Anas, sejak awal nasionalisme Indonesia berangkat dari dimensi keagamaan. Bung Karno sejak belia tinggal di pondokan tokoh Sarikat Islam (SI) HOS Tjokroaminoto.

“Jalinan kebangsaan dan keagamaan ini juga bisa dilihat dari relasi Bung Karno dengan tokoh Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan dan tokoh Persis Ahmad Hassan. Bung Karno juga menjadi presiden pertama yang mengutip ayat Alquran di depan forum PBB,” katanya.

Bahkan, sambung Anas, Bung Karno menghadap KH Hasyim Asyari untuk minta fatwa soal nasionalisme, dan dijawab pendiri Nahdlatul Ulama (NU) itu bahwa membela Tanah Air adalah jihad fisabilillah.

”Pernyataan Mbah Hasyim terkait itu sangat dikenal, yaitu cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman, hubbul wathon minal iman,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengajak ratusan pemuda itu untuk terus menebar rasa kebangsaan.

”Kalian berada di sini, melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing tapi tetap mengobarkan rasa kebangsaan. Beragamalah dengan taat, dan justru di sanalah nanti rasa cinta Tanah Air akan tumbuh,” tegas dia.

Anas juga berharap para pemuda yang mengikuti Kemah Kebangsaan menjadi duta bagi terciptanya persaudaraan sesama anak bangsa.

”Tanamkan kata-kata Bung Karno, republik ini bukan milik satu golongan, bukan milik satu agama, bukan milik satu suku, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke,” kata Anas.

Dia juga berpesan agar kaum muda memilih komunitas yang mendukung pengembangan diri. ”Jangan sampai memakai narkoba. Yang tidak kalah penting, mohon doa orang tua. Hidup kita ini tergantung ridho orang tua,” tuturnya.

Kemah Kebangsaan yang digelar Pemkab Banyuwangi ini digelar rutin dua kali dalam setahun. Menurutnya, acara ini digelar untuk menjaga rasa kebangsaan sekaligus memperkuat modal sosial berupa gotong-royong.

“Di mana anak-anak muda ini tinggal berbaur di rumah warga, bersama-sama membedah rumah warga miskin, membangun toilet umum. Ini upaya internalisasi nilai Pancasila,” ujar  Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Jombang ke Pusara Sang Proklamator, Perjalanan Ratusan Kader Banteng Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

Ratusan kader PDI Perjuangan Jombang menempuh perjalanan ke Makam Bung Karno di Blitar. Ziarah kebangsaan ini ...
KABAR CABANG

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, ...
KABAR CABANG

Sebanyak 480 Kader PDI Perjuangan Tulungagung Ziarah di Makam Bung Karno

TULUNGAGUNG – Ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung melaksanakan ziarah di makam Bung Karno usai ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Kanang “Banjir” Keluhan Kondisi Perekonomian

NGAWI – Beragam keresahan masyarakat Kabupaten Ngawi disampaikan langsung kepada Anggota DPR RI Fraksi PDI ...
KABAR CABANG

Serunya Turnamen Tenis Meja “Soekarno Cup I” di Bojonegoro

BOJONEGORO – Memperingati Bulan Bung Karno 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Pastikan Kepengurusan hingga Anak Ranting Aktif dan Penuhi Syarat Pemilu

DPC PDI Perjuangan Jember memastikan kepengurusan hingga tingkat anak ranting aktif dan telah memenuhi syarat ...