oleh

Buka Rakercab, Sri Rahayu: Perbanyak Turun ke Desa, Sentuh Rakyat, Rangkul Milenial

-Headline-68 kali dibaca

LAMONGAN – Menang pemilu secara beruntun untuk ketiga kalinya pada 2024 mendatang menjadi mimpi besar PDI Perjuangan. Intensitas turun ke bawah menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat, juga merangkul generasi milenial, sebagai jalan mempersiapkan kemenangan.  

Pesan itu disampaikan Ketua Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, Dra Sri Rahayu dalam sambutannya membuka rapat kerja cabang DPC PDI Perjuangan Lamongan secara virtual, Kamis (10/6/2021).

“PDI Perjuangan akan mampu merealisasikan mimpi untuk meraih kemenangan yang ketiga kali dalam pileg dan pilpres pada tahun 2024. Saya yakin itu tidak sulit,” ujar Sri Rahayu.

Untuk menang di tahun 2024, Sri Rahayu mengungkapkan, banyak agenda penting yang harus dipersiapkan oleh partai berlambang Banteng Moncong Putih ini. Kemenangan dimaksud yakni menang pileg, pilpres, dan memenangkan setiap pilkada yang direncanakan bulan Oktober 2024.

“Ini memerlukan energi yang luar biasa ekstra besar, baik fisik maupun pemikiran,” katanya.  

Tetapi, lanjut Sri Rahayu, hal itu bisa dilakukan dengan kerja-kerja cerdas, sistematis dan implementatif. Dan yang paling penting harus mampu mengurai benang kusut yang ada. “Sehingga nantinya, kita bisa mengkonsolidir kekuatan Partai agar bisa memenangkan tahun 2024,” jelasnya.

Untuk mempersiapkan kemenangan di tahun 2024, terang Sri Rahayu, PDI Perjuangan harus memperkuat barisan dan jaringan hingga ke tingkat bawah dengan terus menerus melakukan konsolidasi.

“Jika konsolidasi dan turun ke lapangan ini semakin sering kita lakukan, maka akan memberikan pengaruh besar pada suara kita di tahun 2024. Terutama merangkul dan memaksimalkan para milenial-milenial yang jumlahnya semakin besar saat ini,” tandas Sri Rahayu.

Bagaimana merebut suara dari para milenial di tahun 2024, perempuan yang juga wakil rakyat di DPR RI ini menjelaskan bisa melaksanakan program-program yang ada dengan skala prioritas dan skedul yang jelas.

“Utamanya milenial yang umurnya 13 sampai 14 tahun. Karena pada tahun 2024 mereka sudah memiliki hak pilih untuk mencoblos. Jadi kita harus memberikan sentuhan dan gerakan masif kepada mereka. Saya yakin pada akhirnya mereka akan terbiasa dengan PDI Perjuangan,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, Sri berharap, anggota PDI Perjuangan yang saat ini duduk di legislatif juga harus turut serta turun menyampaikan program seperti penanganan stunting melalui posyandu.

“Para kader di legislatif jangan hanya menunggu. Harus turun ke desa-desa menyentuh langsung masyarakat menyelesaikan persoalan-persoalan seperti stunting. Ini agar sesuai keinginan Ketua Umum PDI Perjuangan, kita harus menang di tahun 2024 untuk mewujudkan Desa Maju, Indonesia Kuat dan Berdaulat,” ujar Sri Rahayu.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan Sa’im menegaskan keinginan Megawati Soekarnoputri PDI Perjuangan yang menargetkan menang Pileg, Pilkada dan Pilpres di tahun 2024.

“Maka kader atau pengurus di bawah tidak bisa terus santai dan malas. Tentunya kita melakukan konsolidasi dan komunikasi politik terhadap tokoh-tokoh. Yang menjadi skala prioritas adalah dimana seluruh mesin politik ini akan akan kita tata dan kita pastikan di tahun 2022 akan selesai semua,” ujar Sa’im. (ak/hs)

Komentar