Buka Bimtek Kapasitas Peningkatan SDM PKK, Ini Pesan Mbak Nia Fauzi

 191 pembaca

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, membuka bimbingan teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM bagi Ketua TP PKK Desa yang dilantik pada 2021 lalu. Acara tersebut digelar di salah satu hotel di Yogyakarta, Selasa (29/11/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris PKK Sumenep, Diah Suryani Widayati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni, Ketua Dharma Wanita Sumenep, Khusnul Khotimah, serta dua narasumber, yakni Purwadari, Sekretaris PKK Kabupaten Sleman dan Endang Kusmawati, Ketua Pokja 2 PKK Sleman.

Dalam sambutannya, Mbak Nia, panggilan akrab Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan, bahwa peningkatan kapasitas SDM bagi kader PKK sangatlah penting. Sebab, dengan SDM yang memadai, PKK bisa membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

“Keberadaan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam upaya menjalankan kesuksesan organisasi. Sebab, pada hakikatnya sumber daya manusia merupakan penggerak perubahan di sebuah organisasi agar bisa meraih tujuan yang disepakati bersama,” ujar Mbak Nia.

Dalam kesempatan itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep itu berpesan, untuk menyeimbangkan perubahan yang begitu cepat hanya mereka yang memiliki komitmen terhadap perubahan yang akan mampu mewarnai perubahan. Begitu juga dengan organisasi.

“Jika sebuah organisasi maju, seperti PKK. Maka harus bisa beradaptasi dengan perubahan. Jangan stagnan, jangan menunggu, apalagi tanpa arah,” katanya, menegaskan.

Selain itu, tambah dia, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, sesungguhnya menjadi jalan bagi kemajuan organisasi. Maraknya media sosial harus dimanfaatkan untuk kemajuan organisasi, baik sebagai media sosialisasi program maupun penambah wawasan.

“Adanya teknologi informasi jangan hanya dijadikan media curhat, apalagi tebar pesona bagi anggota PKK,” tuturnya.

Mbak Nia, juga berpesan bahwa sebuah organisasi tidak akan maju, tanpa adanya optimisme. Sebab itu, Mbak Nia berharap adanya kesepakatan menyatukan perbedaan dalam keberagaman.

“Kita melangkah dengan optimis, bahwa masa depan akan lebih baik dari saat ini. PKK sebagai tulang punggung pembangunan keluarga, harus melakukan lompatan-lompatan inovasi agar bisa bersaing dengan organisasi lainnya,” ujarnya.

Terakhir, kata istri Bupati Fauzi itu, PKK sebagai mitra pemerintah daerah harus mempunyai peran penting dan strategis dalam menyukseskan program dan kegiatan daerah. Saat ini, kata dia, masih banyak persoalan-persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.

Misalnya, angka kemiskinan masih tinggi, angka prevelansi stunting masih cukup tinggi, indek pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah, perbaikan pelayanan kesehatan, serta perbaikan dibidang pendidikan.

“Karena itu, PKK harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya untuk mendukung kemajuan pemerintah daerah,” pesannya.

Selebihnya, Mbak Nia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Terutama kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, dapat membantu para Ketua TP PKK Desa dalam mengelola organisasi PKK di tingkat desa, sehingga keberadaannya dapat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (set)