Kamis
13 Agustus 2026 | 2 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BKN DPC Tuban Buka Kelas Tari Gratis untuk Rakyat

pdip-jatim-dpc-tuban-270921-bkn-tuban-b

TUBAN – Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban meresmikan Sanggar Seni Mega Pertiwi. Sanggar terbuka untuk masyarakat umum akan memberikan pelajaran seni tari secara gratis yang dilaksanakan saban Rabu dan Minggu dalam setiap pekannya.

Kepala BKN DPD PDI Perjuangan Jatim, Ony Setiawan yang hadir dalam peresmian memberikan apresiasinya. Baginya, ini bisa menjadi contoh baik dan ditularkan ke BKN di kabupaten atau kota lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi. Jadi kami berharap seluruh kantor DPC di Jawa Timur itu menjadikan kantornya sebagai rumah budaya,” ucap Ony.

Ke depan, Ony akan mendorong seluruh DPC di Jawa Timur melakukan aktivitas kebudayaan di kantor partai.

“Selama ini teman-teman itu melakukan aktivitas budaya. Tapi yang ingin kami tekankan adalah seluruh cabang di Jatim untuk bisa melakukan seluruh aktivitas kebudayaan di kantor Partai,” pungkas Ony, Senin (27/9/2021). 

Peresmian Sanggar Seni Mega Pertiwi dilaksanakan Minggu (26/9). Untuk kegiatan pembelajaran seni tari sedianya dilaksanakan di aula DPC PDI Perjuangan Tuban.

Menurut Ketua BKN DPC PDI Perjuangan Tuban, Ita Hariyanti, pembukaan sanggar untuk memberikan wadah bagi anak-anak agar bisa berkarya, berekspresi dan menjaga apa yang diwariskan oleh nenek moyang.

“Agar mereka lebih mencintai kesenian dan budaya itu sendiri,” ujar Ita Hariyanti.

Ita mengatakan, hal ini merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga, melestarikan seni tradisi, dan adat istiadat.

Nantinya, tiap Minggu, akan digelar kelas tari untuk kelas anak dan tiap Rabu untuk kelas remaja hingga dewasa tanpa dipungut biaya. Hanya saja ada iuran yang besarannya disepakati bersama untuk kepentingan para anggota di dalamnya.

“Pelatihnya dari kami sendiri, anak usia remaja-dewasa mengajar secara bergantian,” ujarnya.

Tak hanya tari, kedepan juga akan diadakan kelas seni rupa, karawitan, macapat, hingga musik.

“Saya ingin mereka berkarya, membuat tari dan musik sendiri dan akhirnya bisa ditampilkan bahwa itu adalah karyanya,” tuturnya. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Ipuk Serahkan SK PNS 3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes

BANYUWANGI – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima SK pengangkatan ...
KRONIK

Unik, Sonny Kampanyekan Peduli Lingkungan dengan Nge-DJ Iringi Senam Massal Warga

​BANYUWANGI – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan olahraga pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan ...
LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...