Kamis
14 Mei 2026 | 7 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BKN DPC Tuban Buka Kelas Tari Gratis untuk Rakyat

pdip-jatim-dpc-tuban-270921-bkn-tuban-b

TUBAN – Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban meresmikan Sanggar Seni Mega Pertiwi. Sanggar terbuka untuk masyarakat umum akan memberikan pelajaran seni tari secara gratis yang dilaksanakan saban Rabu dan Minggu dalam setiap pekannya.

Kepala BKN DPD PDI Perjuangan Jatim, Ony Setiawan yang hadir dalam peresmian memberikan apresiasinya. Baginya, ini bisa menjadi contoh baik dan ditularkan ke BKN di kabupaten atau kota lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi. Jadi kami berharap seluruh kantor DPC di Jawa Timur itu menjadikan kantornya sebagai rumah budaya,” ucap Ony.

Ke depan, Ony akan mendorong seluruh DPC di Jawa Timur melakukan aktivitas kebudayaan di kantor partai.

“Selama ini teman-teman itu melakukan aktivitas budaya. Tapi yang ingin kami tekankan adalah seluruh cabang di Jatim untuk bisa melakukan seluruh aktivitas kebudayaan di kantor Partai,” pungkas Ony, Senin (27/9/2021). 

Peresmian Sanggar Seni Mega Pertiwi dilaksanakan Minggu (26/9). Untuk kegiatan pembelajaran seni tari sedianya dilaksanakan di aula DPC PDI Perjuangan Tuban.

Menurut Ketua BKN DPC PDI Perjuangan Tuban, Ita Hariyanti, pembukaan sanggar untuk memberikan wadah bagi anak-anak agar bisa berkarya, berekspresi dan menjaga apa yang diwariskan oleh nenek moyang.

“Agar mereka lebih mencintai kesenian dan budaya itu sendiri,” ujar Ita Hariyanti.

Ita mengatakan, hal ini merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga, melestarikan seni tradisi, dan adat istiadat.

Nantinya, tiap Minggu, akan digelar kelas tari untuk kelas anak dan tiap Rabu untuk kelas remaja hingga dewasa tanpa dipungut biaya. Hanya saja ada iuran yang besarannya disepakati bersama untuk kepentingan para anggota di dalamnya.

“Pelatihnya dari kami sendiri, anak usia remaja-dewasa mengajar secara bergantian,” ujarnya.

Tak hanya tari, kedepan juga akan diadakan kelas seni rupa, karawitan, macapat, hingga musik.

“Saya ingin mereka berkarya, membuat tari dan musik sendiri dan akhirnya bisa ditampilkan bahwa itu adalah karyanya,” tuturnya. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...