Senin
28 September 2026 | 12 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BKN DPC Tuban Buka Kelas Tari Gratis untuk Rakyat

pdip-jatim-dpc-tuban-270921-bkn-tuban-b

TUBAN – Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban meresmikan Sanggar Seni Mega Pertiwi. Sanggar terbuka untuk masyarakat umum akan memberikan pelajaran seni tari secara gratis yang dilaksanakan saban Rabu dan Minggu dalam setiap pekannya.

Kepala BKN DPD PDI Perjuangan Jatim, Ony Setiawan yang hadir dalam peresmian memberikan apresiasinya. Baginya, ini bisa menjadi contoh baik dan ditularkan ke BKN di kabupaten atau kota lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi. Jadi kami berharap seluruh kantor DPC di Jawa Timur itu menjadikan kantornya sebagai rumah budaya,” ucap Ony.

Ke depan, Ony akan mendorong seluruh DPC di Jawa Timur melakukan aktivitas kebudayaan di kantor partai.

“Selama ini teman-teman itu melakukan aktivitas budaya. Tapi yang ingin kami tekankan adalah seluruh cabang di Jatim untuk bisa melakukan seluruh aktivitas kebudayaan di kantor Partai,” pungkas Ony, Senin (27/9/2021). 

Peresmian Sanggar Seni Mega Pertiwi dilaksanakan Minggu (26/9). Untuk kegiatan pembelajaran seni tari sedianya dilaksanakan di aula DPC PDI Perjuangan Tuban.

Menurut Ketua BKN DPC PDI Perjuangan Tuban, Ita Hariyanti, pembukaan sanggar untuk memberikan wadah bagi anak-anak agar bisa berkarya, berekspresi dan menjaga apa yang diwariskan oleh nenek moyang.

“Agar mereka lebih mencintai kesenian dan budaya itu sendiri,” ujar Ita Hariyanti.

Ita mengatakan, hal ini merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan dalam menjaga, melestarikan seni tradisi, dan adat istiadat.

Nantinya, tiap Minggu, akan digelar kelas tari untuk kelas anak dan tiap Rabu untuk kelas remaja hingga dewasa tanpa dipungut biaya. Hanya saja ada iuran yang besarannya disepakati bersama untuk kepentingan para anggota di dalamnya.

“Pelatihnya dari kami sendiri, anak usia remaja-dewasa mengajar secara bergantian,” ujarnya.

Tak hanya tari, kedepan juga akan diadakan kelas seni rupa, karawitan, macapat, hingga musik.

“Saya ingin mereka berkarya, membuat tari dan musik sendiri dan akhirnya bisa ditampilkan bahwa itu adalah karyanya,” tuturnya. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan Romansa, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Disorot

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan Jalan Tunjungan atau Tunjungan ...
KRONIK

DPC Bojonegoro Berduka untuk Mas Guruh, Kirim Air Bersih ke 7 Desa Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Bojonegoro berduka seiring berpulangnya, Guruh Irianto ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...
KOLOM

Guruh Soekarnoputera: Seniman Besar, Marhaenis, dan Pejuang Partai

Oleh: Hasto Kristiyanto* INDONESIA kembali berduka. Pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit ...
KRONIK

Akad Massal KPR Subsidi di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Akses Rumah Terjangkau

BANYUWANGI – Sebanyak 100 keluarga di Banyuwangi mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, ...