Minggu
18 Oktober 2026 | 2 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Tokoh Masyarakat dan Kader Posyandu, Pudji Ajak Gotong Royong Atasi Stunting

PDIP-Jatim-Pudji-18122021

MOJOKERTO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Hj. Setia Pudji Lestari, menggelar dengar pendapat dengan tokoh masyarakat dan kader Posyandu se-Kecamatan Sooko, bertempat di Desa Kedung Maling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Pada kesempatan itu, Pudji, sapaan akrabnya, menyampaikan pentingnya gotong royong untuk mengatasi masalah stunting dengan melibatkan kader Posyandu di setiap desa di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak pencegahan stunting untuk menjelaskan pada masyarakat informasi penanganan dan pencegahan stunting, mengingat di negara kita masih 30 persen rawan stunting,” terang Pudji di hadapan 135 kader Posyandu, Sabtu (18/12/2021).

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Upaya untuk merekrut kader Posyandu di masing-masing desa harus terus dilakukan.

“Sehingga nantinya permasalahan stunting di desa bisa diatasi dengan pencegahan dini,” jelas politisi perempuan ini.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan upaya penanganan stunting di Kabupaten Mojokerto yang terbilang lamban harus segera dikejar dengan aktif melakukan sosialisasi, juga merangkul tokoh masyarakat dan kader-kader Posyandu di setiap desa untuk bekerja sama dengan pemerintah agar permasalahan stunting bisa dilakukan dengan cepat.

“Karena sedikit terlambat, maka perlu kerja sama semua elemen masyarakat. Kami juga berharap ada anggaran khusus untuk penanganan stunting yang menjadi prioritas di APBD Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

“Semua mempunyai peran, mulai dari perangkat desa, kemudian dari dinas. Kalau perlu setiap anggota DPRD ketika turun juga melakukan sosialisasi terkait stunting ini,” tambah Pudji.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, stunting  adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Prevalensi stunting Indonesia berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2016 mencapai 27,5 persen.

Turut hadir di acara tersebut, Kepala Desa Kedung Maling, Siti Kusmiyati, Bidan Desa Kedung Maling, Nur Afidah, dan perwakilan kader posyandu se-Kecamatan Sooko. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...