Kamis
27 Agustus 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Wakili Indonesia di Kompetisi Kota Wisata Bersih ASEAN

pdip-jatim-pantai-watudodol

BANYUWANGI – Kementerian Pariwisata menunjuk Kabupaten Banyuwangi untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi Kota Wisata Bersih tingkat ASEAN (ASEAN Clean Tourist City Award – ACTC) 2017.

Dalam kompetisi tersebut, destinasi wisata Banyuwangi akan bersaing dengan kota lain di Asia Tenggara untuk meraih penghargaan tertinggi bidang pariwisata.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, penunjukan sebagai wakil Indonesia dalam kompetisi wisata bersih se-Asia Tenggara ini membanggakan sekaligus tugas berat bagi pemkab setempat.

“Meskipun tergolong pemain baru di bidang pariwisata, kami terus berupaya membenahi destinasi wisata kami, terutama kebersihannya,” kata Anas, Sabtu.

Banyuwangi terpilih sebagai nominator kota wisata bersih karena sektor pariwisata di kabupaten berjuluk “The Sunrise of Java” itu terus bergeliat dengan mengusung konsep ekoturisme.

Banyuwangi berhasil mengembangkan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya, dan ekonomi masyarakat lokal.

Selain itu, jelas Anas, Banyuwangi lima kali berturut-turut meraih Adipura, lambang supremasi kebersihan kota di Indonesia karena pariwisata tidak dapat dipisahkan dari faktor kebersihan lingkungan.

Kalau lingkungan kotor, sebutnya, mustahil wisatawan akan masuk, sehingga pihaknya selalu mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan, termasuk di tempat-tempat wisata.

“Bahkan tiga tahun terakhir, kami terus menggelar festival toilet bersih sebagai bentuk kampanye kebersihan kami,” ungkap Anas.

Dalam kompetisi ACTC Award 2017, Pemkab Banyuwangi memilih wisata bahari Bangsring Undewater di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo dan Grand New Watudodol (GWD), Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Dua objek itu kami pilih karena pengelolanya memiliki visi yang sama dalam masalah kebersihan.

“Contohnya wisata Bangsring, secara periodik mereka mengajak masyarakat di sekitar lokasinya untuk kerja bakti membersihkan sampah lewat pengeras suara, terutama saat pengunjung ramai. Ini juga sebagai edukasi ke pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan,” tutur Plt Kadis Pariwisata Banyuwangi MY. Bramuda. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Ayah Tak Cukup Jadi Pencari Nafkah, Harus Hadir untuk Anak

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan para ayah agar tidak hanya menjalankan peran sebagai pencari ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Teknologi Harus Diolah Jadi Peluang, Bukan Sekadar Konsumsi

JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Pacitan Naik Kelas Jadi Destinasi Incentive Trip Berkelas Nasional

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan wisata alam ...