oleh

Banyuwangi dan Gojek Kolaborasi untuk Mudahkan Warga Miskin

JAKARTA – Pemkab Banyuwangi dan Gojek Indonesia berkolaborasi memperluas sinergi untuk meningkatkan pelayanan publik. Kolaborasi antara Gojek dan pemerintah daerah ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Sebelumnya, manajemen Gojek mengunjungi Banyuwangi untuk menjalani MoU. Kini giliran Pemkab Banyuwangi yang mendatangi kantor Gojek di Jakarta untuk meningkatkan kolaborasi antar kedua instansi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemanfaatan teknologi tidak dapat dihindari. Pemerintah daerah harus dapat memanfaatkannya untuk pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud konkrie pemerintahan kolaboratif, di mana pemerintah daerah merangkul inovasi-inovasi sosial, karena pemerintah jelas tak bisa berjalan sendirian,” kata Anas, Rabu (15/11/2017).

Pihaknya percaya, bahwa hanya lewat pemerintahan yang kolaboratif, peningkatan kualitas layanan publik bisa dipercepat sekaligus membantu masyarakat terus berkembang.

Selain dengan Gojek, sambung Anas, Pemkab Banyuwangi juga telah dan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan daerah.

Di antaranya, dalam waktu dekat Pemkab Banyuwangi juga berkolaborasi dengan start-up teknologi kelas dunia untuk pemerataan pendidikan.

“Kami ingin bukan hanya anak orang kaya yang bisa dapat les tambahan, tapi juga anak warga miskin lewat pembelajaran berbasis internet hingga ke desa-desa,” papar bupati yang juga bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Kolaborasi antara Gojek dan Pemkab Banyuwangi di antaranya pengantaran obat untuk program “Gancang Aron”, yaitu program pengiriman obat bagi warga miskin yang sedang sakit. “Gancang Aron” dalam bahasa setempat berarti lekas sembuh.

Warga yang berobat dimudahkan. Setelah memeriksakan diri ke dokter, tinggal mendaftarkan diri di pos yang sudah disiapkan di rumah sakit daerah. Obat pun diantarkan.

Sedang warga yang sakit bisa langsung pulang beristirahat, tanpa harus antre menunggu obat.

Selain itu, ada program kolaborasi pengenalan dan promosi UMKM kuliner Banyuwangi melalui Pesta Kuliner GO-FOOD, dan kerja sama dengan perusahaan transportasi lokal.

Sementara, CEO Gojek Nadiem Makarim mengatakan, ini adalah kolaborasi resmi pertama Gojek dengan pemerintah daerah.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi. Tangan terbuka dari Banyuwangi ini saya kira berperan luar biasa dalam mendorong ekosistem digital di Indonesia, bagaimana kita bersama-sama memanfaatkan teknologi untuk membantu masyarakat,” ujar Nadiem. (goek/*)

rekening gotong royong