Jumat
01 Mei 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Tulungagung Pimpin Pembahasan Tiga Raperda

pdip-jatim-suprapto-tulungagung-180521

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung, Suprapto, kembali menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) IV dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di masa sidang II tahun sidang III. Ia kini memimpin pembahasan tiga Raperda yang diamanatkan di Pansus IV DPRD Tulungagung.

Ketiga Raperda tersebut adalah Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018 – 2023, Raperda tentang Pengendalian Telekomunikasi dan Serat Optik dan Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda No. 7 tahun 2014 tentang Izin Penebangan Pohon dan/atau Pemindahan Taman.

Suprapto menyebut dari ketiga raperda itu yang sempat menyita perhatian dan dilakukan secara maraton pembahasannya bersama Tim Asistensi Pembahas Ranperda Pemkab Tulungagung adalah Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018 – 2023.

“Masalahnya masa RPJMD itu tinggal dua tahun saja. Yakni tahun 2022 sampai tahun 2023,” kata Suprapto, Selasa (18/5/2021).

Di dua tahun tersebut, menurut dia, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo harus melaksanakan visi misi yang telah dijabarkan di RPJMD. Utamanya, masalah perbaikan infrastruktur jalan yang saat ini tidak sesuai harapan masyarakat.

“Harus diakui pembangunan infrastruktur jalan masih banyak kekurangan. Masih tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” paparnya.

Karena itu, lanjut dia, di dua tahun sisa jabatannya, Bupati Maryoto Birowo diharapkan dapat memperbesar alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan.

”Meski tidak disebutkan secara eksplisit, sudah ada ketentuan belanja modal sekurang-kurangnya 25 persen dari total dana APBD. Sehingga dari 25 persen tersebut untuk alokasi infrastruktur jalan bisa diperbesar,” ujar dia.

Suprapto yang biasa disapa dengan sebutan Buyung karena rambutnya yang memutih itu, lebih lanjut mengatakan pada tahun 2023 infrastruktur jalan di Kabupaten Tulungagung sebagian besar sudah harus dalam keadaan mulus.

“Paling tidak antara 70 persen sampai 80 persen jalannya sudah bagus dan mulus,” tuturnya.

Politisi senior PDI Perjuangan asal Kecamatan Pakel ini membeberkan pula tentang transparansi pengelolaan anggaran di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tulungagung yang juga menjadi perhatian dalam pembahasan Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018 – 2023.

Dia mengatakan harus ada keberanian dari BPKAD untuk mengekspose item anggaran sampai surat perintah pembayaran dana (SP2D).

“Tahun depan transparansi anggaran ini harus sudah dilakukan. Di PAK APBD tahun 2021 ini akan dipersiapkan segala infrastruktur untuk itu. Kami kira tidak sulit. Ada aplikasinya dan tinggal ekspose di web,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...