Minggu
08 November 2026 | 1 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Ponorogo Ini Sukses Ajak Warga Desanya Gemar Menabung

pdip-jatim-barno-gemar-menabung-150421-1

PONOROGO – Sejak 6 tahun lalu, Barno Kepala Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, membuat gerakan menabung bersama untuk anak-anak.

Awalnya, gerakan ini diikuti anak-anak Desa Bringinan. “Program ini terus berkembang. Sekarang juga dari desa lain. Bahkan dari desa di kecamatan selain Kecamatan Jambon juga ada,” kata Barno kepada pewarta media ini, Kamis (15/4/2021).

Kades yang juga kader PDI Perjuangan ini menyebut, budaya menabung hendaknya ditanamkan sejak kecil. Inilah yang mendasarinya menginisiasi gerakan menabung bersama untuk anak-anak.

Barno menyebut ide awal program ini muncul ketika dirinya pertama kali menjabat sebagai Kepala Desa Bringinan tahun 2014. Dia ingin mengajarkan agar anak bisa menghargai uang dan memiliki budaya menabung.

“Program ini sudah ada sejak 2014 silam, jadi anak-anak saya ajak untuk gemar menabung dan bisa menghargai uang,” tambahnya.

Saat ini total sudah ada 712 peserta yang ikut dalam program gerakan menabung bersama, yang tersebar di 18 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Ponorogo.

“Seingat saya awal ketika mulai cuma 30-an, namun sekarang sudah mencapai 712,” kata Barno.

Dalam program ini pemerintah desa memberikan fasilitas kotak celengan secara gratis bagi para peserta. Nantinya celengan tersebut akan dibongkar dan dihitung hasilnya secara bersama sama setelah satu tahun.

“Setelah setahun dibuka bareng bareng, dan dihitung dengan karang taruna, uangnya juga kembalikan penuh, tanpa potongan sepeser pun,” imbuh Barno.

Selain itu untuk menambah motivasi, pihaknya juga memberikan trophy penghargaan, bagi mereka yang memiliki hasil celengan yang banyak.

“Kami berikan penghargaan thropy penghargaan, semata mata hanya untuk menambah motivasi,” tambah Barno.

Saat acara terakhir bongkar celengan tahun ini, dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Bambang Yuwono. “Tahun ini dihadiri dari Jatim. Juga Bupati Kang Giri dan Wabup Lisdyarita,” jelas Barno.

Mantan TKI di Malaysia ini mengaku akan terus melakukan gerakan positif menabung. “Karena dengan menabung bisa mengumpulkan uang sendiri dari sedikit kemudian menjadi banyak,” jelasnya.

Dia berharap kegiatan menabung di kotak celengan itu terus ada dan menjadi sebuah kebiasaan karena sangat positif. Menurutnya, menabung akan melatih anak-anak hidup hemat, bertanggung jawab, dan mandiri. “Semoga terus ada dan anak-anak sadar menabung,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu peserta, Safaningtyas mengaku sudah dua tahun mengikuti program gemar menabung tersebut, dirinya menabung dari sisa uang jajan miliknya. “Uangnya buat beli baju Lebaran,” aku siswa kelas 4 SD tersebut. (mia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...
KRONIK

Candra PDIP Dorong Watu Ulo Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Destinasi Wisata

JEMBER – Potensi wisata bahari Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, dinilai belum tergarap maksimal untuk ...
SEMENTARA ITU...

Prajurit TNI Asal Trenggalek Gugur dalam Misi Karhutla, Bupati Arifin: Kami Bangga sekaligus Berduka

TRENGGALEK — Pengabdian Sersan Satu (Sertu) Anumerta Heri Prasetyo kepada negara berakhir dalam misi pemadaman ...
HEADLINE

Antusiasme Soekarno Run Membeludak, PDI Perjuangan Jatim Buka Polling Tentukan Kota Berikutnya

BLITAR — Antusiasme masyarakat mengikuti Soekarno Run di Jawa Timur bakal menjadi penentu lokasi penyelenggaraan ...
KRONIK

Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir, Menikmati Kerahaman Suku Using Kemiren

BANYUWANGI – Suguh, gupuh, lungguh. Tiga kata ini menjadi filosofi masyarakat Suku Using dalam menyambut tamu. ...