Rabu
22 Juli 2026 | 7 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Kota Malang Soroti Kemiskinan dan Usulkan Gaji Honorer Naik Setara UMK

pdip-jatim-harvad-kota-malang3

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Harvad Kurniawan minta persoalan kemiskinan, putus sekolah dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi prioritas serius bagi Pemkot Malang untuk segera ditangani.

Dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Malang berkaitan dengan pembahasan Rancangan KUA PPAS APBD 2024, Harvad menilai penanganan terpadu kemiskinan, anak putus sekolah, dan tingkat pengangguran harus didukung melalui angka-angka serta data pendukung yang valid.

“Sehingga pada tataran eksekusi dan penganggarannya akan tertuju dengan tepat yang berimbas bagi kesejahteraan masyarakat Kota Malang. Untuk itu dibutuhkan langkah konkret dan terukur berdasarkan basis outcome kebijakan,” ungkap Harvad Kurniawan di Kota Malang, Selasa (10/10/2023).

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi balita stunting di Kota Malang di tahun 2022 sebesar 18 persen. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun 2021 yang berada di angka 25,7 persen.

Namun, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Malang, sebanyak 8,9 persen atau 3.048 anak di kota Malang berisiko mengalami stunting.

“Sehingga kami mendorong pengentasan stunting dilakukan secara holistic pada OPD yang berkaitan. Mulai dari melakukan dukungan penuh secara moril dan materil berkaitan dengan infrastruktur, SDM, pembiayaan, insentif, dan berbagai hal yang bisa dilakukan,” paparnya.

Disamping itu, Fraksi PDI Perjuangan mendukung usulan kenaikan gaji Tenaga Pendukung Oprasional Kegiatan (TPOK) di lingkungan Pemkot Malang sesuai dengan UMK sebesar Rp 3,2 juta per bulan.

Selama ini Pemkot Malang selalu mengimbau bahkan mewajibkan agar perusahaan di Kota Malang menggaji karyawan dengan standar UMK.

“Tapi, kenyataannya malahan gaji tenaga honorer di lingkungan Pemkot Malang sendiri justru masih berada di bawah UMK,” tegas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang itu.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menambahkan keberadaan TPOK sangat penting di dalam mendukung pelaksaaan suatu program dan kegiatan yang dijalankan oleh Pemkot.

Sebab TPOK sebagai penggerak sektor pendukung operasional suatu kegiatan dan program yang telah ditetapkan oleh instansi.

Dia berharap melalui kenaikan gaji tenaga honorer Pemkot Malang sesuai standar UMK, bisa dijadikan contoh oleh perusahaan lainnya nanti. Made secara tegas mengusulkan gaji tenaga honorer Kota Malang naik sesuai UMK, yakni sebesar Rp3,2 juta.

“UMK Kota Malang sudah Rp3,2 juta, sehingga minimal disamakan dengan UMK itu, agar Pemkot Malang minimal bisa memberikan contoh pada perusahaan lain, supaya minimal membayar gaji sesuai standar UMK,” terangnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...