Jumat
16 Oktober 2026 | 1 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangkitkan Ekonomi Pengrajin Seni Kriya se-Malang Raya, Basarah Gelar Bimtek

pdip-jatim-220419-bimtek-malang

MALANG – Wakil MPR RI Ahmad Basarah menggagas acara Bimtek Pengembangan Produk Kriya Melalui Pendekatan Design, di Ballroom Hotel Savanna, Kota Malang. Bimtek kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini diikuti 80 anggota komunitas pengerajin kerajinan tangan se-Malang Raya

Wilayah Malang Raya sendiri termasuk didalam salah satu penghasil kerajinan tangan bernilai ekonomis cukup tinggi. Mulai dari kerajinan keramik, Topeng Malangan, kulit, hingga lampion rotan dan batik tulis menjadi produk-produk kerajinan andalan wilayah Malang Raya ini.

Basarah adalah salah satu tokoh yang mengagumi kerajinan-kerajinan tangan yang dihasilkan para pengrajin di Malang Raya.

“Bangsa Indonesia tidak pernah kehabisan karya-karya seni, jika dihitung jumlahnya lebih dari ribuan jenis, bentuk, bahan, teknik pengerjaan dari berbagai suku di Indonesia,” ungkap Ahmad Basarah, dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).

Dia memandang, bahwa inovasi dan pengembangan produk hasil kerajinan tangan dewasa ini merupakan sebuah kebutuhan yang mutlak dilakukan para pengrajin kerajinan tangan.

Menurutnya, banyak sektor usaha yang mengalami kelesuan akibat minimnya daya beli masyarakat selama pandemi Covid-19 termasuk yang dialami para pengrajin kerajinan tangan.

“Kondisi ini berdampak pada lima mata rantai kreatif, mulai dari kreasi (penciptaan), proses produksi, distribusi, konsumsi, hingga preservasi. Semuanya nyaris tidak berjalan sama sekali,” terangnya.

Padahal untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal, diperlukan sinergi antar tiap ekosistem industri kreatif. Lima mata rantai tersebut, lanjut dia, tidak bisa dilepaskan hubungan keterkaitannya satu sama lain.

Karena itu diharapkan, melalui bimbingan teknis ini dapat memberikan gambaran dan mengarahkan kepada para pelaku insan pengrajin kerajinan tangan di Malang Raya untuk bisa melakukan terobosan-terobosan baru. “Karya seni kriya harus tetap kita pertahankan,” tegasnya.

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antar berbagai stakeholder yang ada, diharapkan upaya yang dilakukan menjadi optimal dan berkesinambungan,” imbuh Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Sehingga kerajinan-kerajinan tangan yang merupakan kesenian asli Indonesia dapat dipertahankan dan dilestarikan, disamping membangkitkan ekonomi pelaku-pelaku pengrajin kerajinan tangan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...