Senin
12 Oktober 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangkitkan Ekonomi Pengrajin Seni Kriya se-Malang Raya, Basarah Gelar Bimtek

pdip-jatim-220419-bimtek-malang

MALANG – Wakil MPR RI Ahmad Basarah menggagas acara Bimtek Pengembangan Produk Kriya Melalui Pendekatan Design, di Ballroom Hotel Savanna, Kota Malang. Bimtek kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini diikuti 80 anggota komunitas pengerajin kerajinan tangan se-Malang Raya

Wilayah Malang Raya sendiri termasuk didalam salah satu penghasil kerajinan tangan bernilai ekonomis cukup tinggi. Mulai dari kerajinan keramik, Topeng Malangan, kulit, hingga lampion rotan dan batik tulis menjadi produk-produk kerajinan andalan wilayah Malang Raya ini.

Basarah adalah salah satu tokoh yang mengagumi kerajinan-kerajinan tangan yang dihasilkan para pengrajin di Malang Raya.

“Bangsa Indonesia tidak pernah kehabisan karya-karya seni, jika dihitung jumlahnya lebih dari ribuan jenis, bentuk, bahan, teknik pengerjaan dari berbagai suku di Indonesia,” ungkap Ahmad Basarah, dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).

Dia memandang, bahwa inovasi dan pengembangan produk hasil kerajinan tangan dewasa ini merupakan sebuah kebutuhan yang mutlak dilakukan para pengrajin kerajinan tangan.

Menurutnya, banyak sektor usaha yang mengalami kelesuan akibat minimnya daya beli masyarakat selama pandemi Covid-19 termasuk yang dialami para pengrajin kerajinan tangan.

“Kondisi ini berdampak pada lima mata rantai kreatif, mulai dari kreasi (penciptaan), proses produksi, distribusi, konsumsi, hingga preservasi. Semuanya nyaris tidak berjalan sama sekali,” terangnya.

Padahal untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal, diperlukan sinergi antar tiap ekosistem industri kreatif. Lima mata rantai tersebut, lanjut dia, tidak bisa dilepaskan hubungan keterkaitannya satu sama lain.

Karena itu diharapkan, melalui bimbingan teknis ini dapat memberikan gambaran dan mengarahkan kepada para pelaku insan pengrajin kerajinan tangan di Malang Raya untuk bisa melakukan terobosan-terobosan baru. “Karya seni kriya harus tetap kita pertahankan,” tegasnya.

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antar berbagai stakeholder yang ada, diharapkan upaya yang dilakukan menjadi optimal dan berkesinambungan,” imbuh Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Sehingga kerajinan-kerajinan tangan yang merupakan kesenian asli Indonesia dapat dipertahankan dan dilestarikan, disamping membangkitkan ekonomi pelaku-pelaku pengrajin kerajinan tangan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...