oleh

Bakal Ada Kejutan Saat PDIP Daftarkan Caleg ke KPU Besok

JAKARTA – PDI Perjuangan akan mendaftarkan para caleg DPR ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (17/7/2018). Sejumlah tokoh nasional dan akademisi akan menjadi kejutan dari partai pemenang Pemilu 2014 ini.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, para tokoh yang menjadi caleg itu memiliki pengalaman luas di bidang politik, hukum, kebudayaan, tokoh anti korupsi, dan mereka yang memiliki basis kuat di pemilih.

“Mereka menjadi satu kesatuan kekuatan gotong royong Partai,” kata Hasto Kristiyanto dalam keterangan pers, Senin (16/7/2018).

Hasto juga memuji Sistem Pencalonan (Silon) KPU yang memberikan kemudahan bagi partai politik mendaftarkan calegnya.

“Daftar caleg memuat informasi strategis terkait dengan konsepsi dan strategi Partai di dalam menjalankan fungsi rekrutmen dan kaderisasi kepemimpinan. Karena itulah sebagian data terkait dengan para tokoh nasional tersebut. Kami input pada saat akhir, agar element of surprisenya semakin kuat,” jelasnya.

Menurutnya, pendaftaran caleg PDIP akan dilakukan dengan mengambil spirit angka 17, yakni pada hari Selasa, 17 Juli 2018 jam 13.30 WIB.

PDIP kata Haso, telah melakukan pembekalan kepada para bakal caleg sejak hari Minggu (17/7/2018) hingga hari ini.

Peserta dibagi menjadi tiga kelas, dan acara bersifat tertutup mengingat efek kejutan yang akan diambil oleh Partai sebagai bagian dari strategi komunikasi politik Partai untuk mencalonkan putra-putri bangsa yang memiliki komitmen tinggi terhadap Pancasila, NKRI dan kebhinekaan Indonesia.

“Mereka telah kami profile melalui psikotest secara on line sehingga mapping atas leadership, personality, elan juang, dan karakter pribadinya kami dapatkan secara lengkap. Psikotest ini penting mengingat yang kami cari adalah sosok pemimpin ideologis yang merakyat,” ujar Hasto.

Dia menambahkan, PDIP memberikan pembekalan singkat untuk membuat para caleg semakin memahami kebijakan ideologis yang diperjuangkan partai.

“Dan pada akhirnya seluruh caleg nantinya akan dilatih khusus dalam Sekolah Partai. Di dalam pembekalan tersebut, semua wajib menjalankan perintah Ketua Umum Partai, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk menjadikan pileg dan pilpres satu nafas. Artinya PDI Perjuangan dan Pak Jokowi wajib dimenangkan,” pungkasnya. (goek)