Selasa
06 Mei 2025 | 11 : 45

Bahas Raperda RTRW Banyuwangi, Patemo: Harus Cermat agar Tidak Berdosa pada Anak Turun

PDIP-Jatim-Patemo-10072023

BANYUWANGI – DPRD Banyuwangi melalui gabungan Komisi I dan Komisi II mulai melakukan pembahasan Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023 – 2043.

Pembahasan diawali dengan rapat internal bersama tenaga ahli atau pakar pembahasan raperda untuk mendapatkan masukan, pendapat maupun saran agar rancangan regulasi daerah yang mengatur tentang pemanfaatan ruang ini sempurna.

Ketua gabungan Komisi I dan II Pembahasan Raperda RTRW DPRD Banyuwangi, Patemo, menyampaikan, Raperda RTRW ini merupakan usulan dari eksekutif yang bertujuan untuk mewujudkan penataan ruang Kabupaten Banyuwangi pada pengembangan pemukiman dan infrastruktur untuk mendukung agropolitan, wisata, dan minapolitan yang berkelanjutan berbasis mitigasi bencana.

”Kami berharap anggota gabungan Komisi I dan II benar-benar serius mendalami, mencermati isi Raperda RTRW yang diusulkan eksekutif, karena raperda ini sangat luar biasa krusialnya. Di raperda ini berbagai persoalan pemanfaatan ruang wilayah Banyuwangi secara keseluruhan diatur,” ujar Patemo, Senin (10/7/2023).

”Bagaimana penataan zonasi wilayah benar-benar kita detailkan. Dewan sesuai dengan fungsinya akan membahas secara cermat regulasi daerah ini agar tidak ada dosa kepada anak turun kita di dua puluh tahun ke depan dan seterusnya,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Patemo juga menjelaskan, ruang lingkup yang diatur, antara lain, ruang lingkup penataan ruang wilayah, batas administrasi wilayah, letak astronomis wilayah, dan lingkup substansi wilayah.

”Dalam Raperda RTRW banyak yang akan diatur seperti zona pemukiman, zona pertanian, industri, pertambangan hingga sistem jaringan prasarana,” tuturnya.

Rapat internal DPRD yang digelar saat ini, tambah Patemo, masih membahas tahap pendalaman pasal demi pasal bersama tenaga ahli. Selanjutnya, pihaknya akan menggelar rapat kembali bersama eksekutif.

”Pada initinya, Raperda RTRW kabupaten ini untuk meningkatkan peluang kemajuan iklim investasi dan kemudahan berusaha serta mengakomodir dinamika internal wilayah yang berimplikasi pada rencana perubahan pemanfaatan ruang,” tandasnya. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Bupati Rijanto dan Baznas Salurkan Bantuan Beasiswa Pendidikan pada Mahasiswa Kurang Mampu

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menunjukkan perhatiannya terhadap pengembangan sumber daya manusia ...
LEGISLATIF

Cek Lapangan Data Calon Penerima Bansos Gending Selesai, Arief Hidayat Minta Pemkab Tingkatkan Kesejahteraan Pendamping PKH

KABUPATEN PROBOLINGGO – Proses Ground Checking Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau pengecekan ...
KRONIK

Peringati May Day, Pemkab Bangkalan Gelar Serangkaian Kegiatan Sosial

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh ...
LEGISLATIF

Ketua Fraksi PDIP DPRD Banyuwangi Terima Kunjungan DPRD Wonogiri, Ini Isi Pertemuannya

BANYUWANGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Hadirkan Layanan Perlindungan dan Kemudahan bagi 1.200 UMKM Trenggalek

TRENGGALEK — Sebanyak 1.200 pelaku usaha mikro di Kabupaten Trenggalek mendapat angin segar lewat Festival ...
LEGISLATIF

Ini 5 Langkah Optimalisasi Nilai Manfaat Dana Haji Usulan Abidin Fikri

JAKARTA – Tingginya minat masyarakat Indonesia pergi haji menjadi pencermatan pemerintah dan DPR. Mengupayakan ...