oleh

Bagikan Beasiswa PIP Puti Guntur di Wiyung, PDIP Surabaya Komitmen Perkuat Akses Pendidikan bagi Rakyat

-Kronik-19 kali dibaca

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan komitmen partainya untuk melahirkan generasi unggul, generasi hebat, yang di antaranya kelak bakal menjadi pemimpin di semua bidang, baik di daerah maupun level nasional.

“Generasi penerus yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mempunyai akhlak mulia. Para pelajar ini kelak akan menerima tongkat estafet dari generasi sekarang,” kata Adi Sutarwijono dalam keterangannya di Surabaya, Jumat (5/8/2022).

Hal itu dia sampaikan terkait sosialisasi dan penyerahan sertifikat beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi anggota Komisi X dari PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno, di kawasan Wiyung, Kamis malam.

“Itu sebabnya penguatan akses pendidikan bagi warga masyarakat, terutama kalangan wong cilik, harus diperkuat dari waktu ke waktu melalui berbagai lini. Termasuk dari segi pembiayaan, sarana dan prasarana dan peningkatan kualitas guru pengajar,” sambung Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Sosialisasi beasiswa PIP hasil perjuangan Puti Guntur, cucu sang Proklamator, di balai pertemuan Wiyung diikuti sekitar 300-an orang, mayoritas ibu-ibu, orangtua para pelajar penerima beasiswa.

Acara tersebut juga dihadiri anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Siti Maryam, Aliyudin selalu tenaga ahli Puti Guntur Soekarno, serta jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wiyung.

Dalam kesempatan itu, Siti Maryam mengatakan, saat ini banyak program kebijakan pemerintah yang meringankan beban orangtua untuk biaya pendidikan.

“Tugas para orangtua wali murid adalah mendampingi proses belajar putra-putrinya agar menyerap secara maksimal ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mencapai prestasi belajar,” tuturnya.

Sedang Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wiyung Kinaryo bersyukur, beasiswa PIP hasil jaring aspirasi Puti Guntur Soekarno yang sudah diterima ribuan pelajar Kota Pahlawan, juga merambah para pelajar di Wiyung.

“Kita berterima kasih atas perjuangan Ibu Puti Guntur Soekarno untuk masa depan para pelajar generasi muda, sehingga mendapatkan beasiswa PIP,” ucap Kinaryo.

Sementara itu, Aliyudin menjelaskan, beasiswa PIP harus diajukan para penerima setiap tahun. “Karena setiap tahun datanya berubah. Minimal kelasnya berganti, karena naik kelas,” kata jelasnya.

Untuk jenjang siswa SD, mendapat beasiswa Rp 450 ribu per tahun. Jenjang siswa SMP Rp 750 ribu per tahun. Dan pelajar SMA/SMK mendapat Rp 1 juta per tahun. “Pesan Ibu Puti, dananya harus seratus persen untuk menunjang pendidikan para pelajar penerima,” kata Aliyudin. (goek)