Senin
06 Juli 2026 | 5 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bagian dari Budaya Bangsa, Gus Ipul-Mbak Puti Jaga Eksistensi Sigaret Kretek

pdip-jatim-puti-sigaret-kretek-lamongan1

LAMONGAN – Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno menegaskan komitmennya, untuk menjaga eksistensi pabrik sigaret kretek di wilayah Jawa Timur khususnya. Pasalnya, sigaret kretek adalah warisan budaya bangsa Indonesia.

Penegasan ini disampaikan Puti, saat menyapa ribuan buruh Mitra Produksi Sigaret (MPS) KUD Tani Mulyo Lamongan, di Desa Karanglangit, Jalan Raya Lamongan-Babat, Selasa (20/3/2018).

Selain itu, sebut Puti, setiap pabrik sigaret kretek banyak menyerap tenaga kerja hingga ribuan orang sehingga dapat meminimalisasi angka pengangguran di Jatim.

“Industri rokok kretek ini harus dipertahankan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kita akan dorong tetap bisa berkembang dan maju,” kata Puti.

Jika dipercaya memimpin Jawa Timur melalui Pilgub Jatim 2018, dia bersama Gus Ipul akan mengomunikasikan hal tersebut dengan pemerintah pusat. Sebab, persoalan yang menyangkut pabrik rokok, merupakan kebijakan pemerintah pusat.

“Sehingga harus ada komunikasi terus untuk melihat permasalahan dan tidak sekadar melakukan penutupan agar ibu-ibu pekerja di pabrik sigaret kretek tidak kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, cucu Presiden pertama RI Bung Karno itu juga mengampanyekan beberapa program yang sudah disusun pasangan nomor urut 2, seperti program pendidikan gratis bagi SMA/SMK negeri.

“Ibu-ibu semua, Gus Ipul dan saya punya rencana kebijakan pendidikan gratis untuk SMA/SMK. Kami berdua berharap, program ini dapat meringankan beban rumah-tangga masyarakat,” kata Puti.

“Kalau pendidikan gratis, maka dananya bisa ditabung atau dipakai memenuhi keperluan lain,” lanjut dia.

Untuk rencana kebijakan pendidikan gratis itu, keduanya memperkirakan akan menelan Rp 1,5 triliun.

“Kalau ibu-ibu sekalian setuju program pendidikan gratis, tolong bantu kami, Gus Ipul dan saya. Mari, kita menangkan Pilkada Jawa Timur 27 Juni 2018,” kata Puti Guntur.

Mendengar itu, sontak respon ibu-ibu menjadi riuh gemuruh. “Setujuuuu, Mbak Puti,” kata ibu-ibu pekerja pabrik serempak.

Selain Dik Dilan, Mbak Puti juga memaparkan akses modal usaha untuk orang tua perempuan tunggal miskin. Juga soal layanan kesehatan tanpa tolak, dan beberapa program kerja lainnya.

“Semoga dengan program yang kami tawarkan, ibu-ibu bisa menjadi perempuan yang hebat dan menjadi perempuan super di rumah tangganya,” harap Puti Guntur. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadiri Upacara Adat Larung Sembonyo, Erma Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Jaga Alam

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menghadiri menghadiri kegiatan upacara adat ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kota Madiun Gelar Pelatihan Memasak untuk Ciptakan Peluang Usaha Masyarakat

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar pelatihan memasak bagi masyarakat sebagai bekal keterampilan yang dapat ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Minta Reboisasi Jadi Prioritas Mitigasi Bencana di Malang 

Anggota Komisi D DPRD Jatim Dewanti Rumpoko meminta Pemprov Jatim memprioritaskan program reboisasi sebagai ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Minta Pemprov Pastikan Skema Kredit Berbunga Murah bagi UMKM Tetap Tersedia

DPRD Jawa Timur meminta Pemprov memastikan tetap tersedia skema kredit berbunga murah bagi UMKM meski Program ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi: Meski Daerah Efisiensi, Pemkab Harus Kreatif Dongkrak PAD demi Penuhi Aspirasi Warga

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pembangunan. DPRD ...
KRONIK

Kolaborasi Unair-Pemkab Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis dan Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...