Selasa
12 Mei 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Audiensi dengan Sanggar Lidi, DPRD Jatim Dukung Gelaran Teatrikal Dharma Seni untuk Negeri V

PDIP-Jatim-Komisi-E-dan-Sanggar-Lidi-11102022

SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengapresiasi upaya Sanggar Lidi Surabaya dalam membuka pemikiran tentang kekuatan yang dimiliki bangsa lewat Teatrikal Dharma Seni untuk Negeri V yang akan berlangsung di Gedung Cak Durasim pada 18-20 Oktober 2022.

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin audiensi antara Komisi E DPRD Jatim dan Sanggar Lidi Surabaya, Senin (10/10/2022).

“Sanggar Lidi mengungkap memori kita, bahwa kita sesungguhnya bangsa yang besar, karena teatrikal ini bercerita tentang seorang putri dari zaman Majapahit yang bernama Putri Gayatri,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung santai di ruang Bamus itu juga diwarnai dengan penampilan cuplikan dari teatrikal Dharma Seni untuk Negeri V oleh Sanggar Lidi.

“Komisi E mendukung penuh siapapun yang memiliki inovasi tentang seni budaya dan punya semangat mewariskan budaya kita jaman dahulu,” jelasnya.

Menurutnya, pementasan yang bercerita tentang Putri Gayatri tersebut penting untuk uri-uri sejarah agar generasi mendatang paham bahwa sejak dulu kita adalah bangsa yang cerdas. Bahkan di masa Majapahit telah ada aturan-aturan rinci yang mengatur tindakan masyarakat.

“Teman-teman teater ini mengingatkan kita semua atas kebesaran bangsa kita, sehingga tidak perlu malu pada bangsa asing. Dan di Majapahit sudah ada aturan yang mengatur masyarakat. Namanya Kutara Manawa Dharmasastra,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Adapun pementasan Dharma Seni untuk Negeri V merupakan acara yang digelar untuk memperingati satu dekade berdirinya Sanggar Lidi Surabaya.

Pembina Sanggar Lidi Surabaya, Totenk MT Rismawan, mengungkapkan, lewat acara tersebut pihaknya menjadikan seni sebagai upaya dharma terhadap kebangsaan, menjadikan ini jalur alternatif, jalur ibadah kemanusiaan dan kebangsaan.

“Dalam dharma seni untuk negeri V akan mementaskan pertunjukan teater Gayatri yang coba mengawinkan, meleburkan sebuah khasanah kebudayaan, hukum, dan modernitas,” ucapnya.

Karena itu ia berharap, audiensi ini dapat menyatukan pemikiran antara wakil rakyat dengan para pegiat seni agar terwujud strategi kemajuan kebudayaan yang menyejahterakan semua pihak.

“Kami merasa strategi kemajuan kebudayaan yang tertuang dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2017 terkait implementasi di lapangan belum seutuhnya,” ungkapnya.

“Semua harus punya kesadaran untuk saling mendekat. Jika kami tidak sanggup turun tangga maka mereka lah yang turun tangga bertemu di tengah, setidaknya ada pertemuan di tempat yang sama-sama bisa dijangkau,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Minta OPD dan Camat Gercep Tindaklanjuti Evaluasi KPK

Rijanto meminta seluruh OPD dan camat di Blitar bergerak cepat menindaklanjuti hasil evaluasi tata kelola ...
KRONIK

Arjuna Pastikan Layanan Medis dan Pendampingan Psikis Korban Keracunan Berjalan Maksimal

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Arjuna Rizky Dwi Krisnayana, menyatakan keprihatinan ...
KRONIK

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Berprestasi Lewat Turnamen Futsal

Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek untuk mendorong generasi muda berprestasi lewat ...
KRONIK

Bupati Ipuk Sambut Kedatangan Para Biksu Thudong di Banyuwangi

BANYUWANGI – Para biksu Thudong tiba di kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, ...
EKSEKUTIF

Armuji Minta Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya

SURABAYA — Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Asem Jaya yang menaungi ...
KABAR CABANG

Bantu Peternak Terhimpit Harga, DPC Magetan Borong dan Bagikan Setengah Ton Telur

MAGETAN – Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan melakukan aksi borong telur langsung dari peternak ...