Senin
07 September 2026 | 1 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angkutan Massal Trem Segera Direalisasikan di Surabaya

pdip-jatim-ilustrasi-trem-amc

pdip-jatim-ilustrasi-trem-amcSURABAYA – Moda transportasi massal berupa trem di Surabaya mendekati kenyataan. Direktoral Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Jumat (25/11/2016) hari ini mengundang Pemerintah Kota Surabaya untuk membahas Rancangan Perpres Tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Trem.

Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengatakan, sebenarnya memorandum of understanding (MoU) antara kementerian perhubungan dengan Pemkot Surabaya terkait pembangunan trem sudah dilakukan.

Hanya, untuk merealisasikannya, selama ini masih menunggu peraturan presiden (perpres). “Saya yakin tak ada masalah, tinggal menunggu perpresnya saja,” kata Whisnu.

Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini berharap, pembangunan angkutan massal cepat tersebut segera terealisasi. Sebab, sebut Whisnu, kemenhub memiliki keinginan untuk merealisasikannya.

“Anggaran semuanya berada di kewenangan kemenhub,” paparnya.

Meski demikian, tambah dia, pemerintah kota siap menyediakan lahan. Karena area yang bakal digunakan merupakan aset pemerintah kota, sehingga tak ada masalah untuk masalah lahan.

“Pemkot siap support semuanya,” tuturnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengungkapkan, pertemuan dengan kemenhub pada Jumat ini menindaklanjuti MoU sebelumnya dengan pemerintah kota guna membahas rancangan perpres.

“Sejak dianggarkan di tahun 2015, pembahasan perpres berlangsung 3- 4 kali,” jelas Irvan.

Menurutnya, pembahasan berlangsung lama karena untuk membahas pasal per pasal membutuhkan waktu. Dalam pertemuan nanti, materi yang dibicarakan di seputar pematangan hak dan kewajian masing-masing pihak.

Apabila pendanaan sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, kewajiban pemerintah kota berkaitan dengan pembangunan park and ride, serta penyelesaian lahan atau resettlement.

“Kalau ada pembebasan, kita siap sediakan pemukiman,” ujarnya.

Dia merinci kegiatan yang sudah dilakukan pemerintah kota dalam merealisasikan angkutan massal cepat trem, meliputi penyediaan park and ride, trotoar, pedestrian, amdal dan sosialisasi.

“Tinggal implementasi di lapangan, baik prasarana jalur rel kereta maupun pengadaan rolling stock,” urainya.

Soal besaran anggaran yang dibutuhkan, menurut Irvan, sekitar Rp 2,4 triliun. Namun, besaran anggaran itu masih bisa ditekan, di antaranya dari pembangunan depo.

“Efisiensi biaya bisa dilakukan, yang penting jalur dimulai dulu,” tandasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Eri Pecat Anggota Satpol PP Terlibat Pungli Rekrutmen, Uang Dikembalikan Tak Hapus Sanksi

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan tidak ada toleransi terhadap pungutan liar (pungli) dalam perekrutan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kabupaten Tulungagung Selesai, Karangrejo Jadi Pamungkas

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...